MENU TUTUP

Guru Diminta Lebih Peka kepada Anak Didik

Senin, 20 Januari 2020 | 13:13:27 WIB
Guru Diminta Lebih Peka kepada Anak Didik

GENTAONLINE.COM -- Ketua PB PGRI Dudung Nurullah Koswara mengatakan guru harus lebih peka terhadap setiap anak didiknya. Kepekaan ini perlu untuk dimiliki untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan mental seorang siswa. Dudung mengatakan, guru mestinya secara aktif mendeteksi dinamika personal anak didik. "Terutama guru yang bertugas di kesiswaan, guru BK, dan para wali kelas harus benar-benar sensitif bekerja. Harus lebih super peka," kata Dudung, Senin (20/1).


Ia menjelaskan, tanda-tanda anak tidak sehat atau ada masalah harus menjadi konsentrasi guru. Menurut Dudung, selain mengajar akademik tugas guru adalah menjadi orang tua anak didik selama di sekolah. "Itulah tugas guru, sangat berat dan tidak ringan. Makanya Mendikbud tidak terlalu suka guru dibebani administrasi dan segala tetek bengek. Utamakan mengawasi anak didik," kata dia lagi.



Ia merasa prihatin, ketika sekolah ramah anak (SRA) sedang digaungkan justru terjadi peristiwa bunuh diri siswa di sekolahnya. Peristiwa bunuh diri tersebut terjadi pada siswi berinisial SN di SMP 147 Jakarta Timur pada Selasa (14/1) yang lalu. Dudung melihat, keputusan bunuh diri tersebut merupakan tumpukan dari masalah yang diderita oleh SN selama ini. Ia pun menyayangkan kejadian tersebut dan berharap guru, orang tua, serta kepala sekolah harus menjadi lebih sensitif.


Menurut dia, mendidik, mengajar, dan mengasuh anak didik tidak bisa sekadar klasikal atau kolosal lagi. Para guru dan kepala sekolah tidak gugur tugasnya saat mengajar klasikal di ruang kelas atau memberi informasi secara kolosal saat upacara. "Dibutuhkan pendekatan personal. Di sinilah letak kompetensi pedagogik guru diuji," kata Dudung.(rep) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat