MENU TUTUP

Satu Keluarga Selamat dari Insiden Kapal Pompong TKI Ilegal Tenggelam di Bengkalis

Selasa, 28 Januari 2020 | 09:49:05 WIB
Satu Keluarga Selamat dari Insiden Kapal Pompong TKI Ilegal Tenggelam di Bengkalis

GENTAONLINE.COM - Tiga orang asal aceh selamat dari insiden tenggelamnya kapal pompong pengangkut TKI ilegal di Tanjung Medang, Dumai yangi berbatasan dengan Rupat dan Selat Malaka.

Mereka atas nama Muhammad Nasir, dan istrinya Fatimah serta anaknya Muhammad Nazri. ''Informasinya mereka diselamatkan oleh kapal nelayan yang menuju ke Dumai,'' ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Senin (27/1/2020).

Sunarto menyebutkan, ketiga korban selamat itu merupakan bagian dari belasan TKI illegal yang akan berangkat ke Malaysia. Namun sayang, kapal mereka tenggelam di perairan Selat Malaka tersebut.

''Ketiganya merupakan TKI ilegal yang bersama-sama dalam satu kapal,'' jelasnya. Sunarto menyebutkan, pihaknya juga menemukan satu korban yang meninggal dunia. Kondisi jenazah korban telah teridentifikasi oleh tim DVI Polda Riau yang beranggotakan 12 personel.

Korban diketahui bernama Azizah (41) yang merupakan warga Dusun II, Kelurahan Dahari Selebar, Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumut. Setelah melakukan penelusuran dibantu Tim DVI Polda Sumut berhasil menghubungi keluarga korban. Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah melalui beberapa pemeriksaan kecocokan akurat.

''Sesuai dokumen yang ada, pada pukul 13.30 WIB kemarin dilakukanlah proses serah terima jenazah untuk dibawa ke kampung halaman. Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans Puskesmas Kabupaten Batu Bara dan satu unit mobil SUV merek Toyota Kijang kapsul,'' terangnya. (grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan