MENU TUTUP

Diduga Izin Kadaluarsa, Scorpion Tetap Beroperasi di Kelurahan Perawang

Kamis, 28 Desember 2017 | 18:01:25 WIB
Diduga Izin Kadaluarsa, Scorpion Tetap Beroperasi di Kelurahan Perawang

GENTAONLINE.COM-Kabar yang beredar dikalangan masyarakat disekitar tempat hiburan Scorpion yang terletak di Jalan M Yamin Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang. Bahwasanya tempat hiburan tersebut dijadikan tempat ajang bagi penikmat hiburan menghabiskan waktu malamnya.

Selain itu, diduga tempat hiburan Scorpion tersebut tidak memiliki izin resmi dari instansi terkait. Baik itu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak. DPMPTSP merupakan salah satu instansi yang dibentuk dalam upaya Deregulasi dan Debirokratisasi perizinan penanaman modal.

Kepala Dinas Pariwisata Drs Fauzi Asni menyebutkan bahwa tempat hiburan Scorpion itu tak ada izinnya. "Tak ade izinnya" singkatnya seperti yang dilansir dari situs datariau.com Kamis, 28 Desember 2017.

Diketahui dua instansi tersebut tidak pernah mengeluarkan izin bagi tempat hiburan Scorpion yang berlokasi tepatnya didepan Bilqis Cafe Jalan M Yamin (Jalan Material) Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. "Izinnya kemarin dikeluarkan tahun 2012, kemudian dilakukan perpanjangan kayaknya tak bisa diperpanjang ditahun 2016, karena tak sesuai makanya tak kami keluarkan. Izin rekreasi dan hiburan umum (izin pariwisata). Dulu izin detailnya izin kepariwisataan tempat rekreasi dan hiburan umum waktu itu. Jelasnya tak ada izin" sebut Kadis DPMPTSP Kabupaten Siak Heriyanto melalui Bidang Pengolahaan Data dan Izin Informasi Teguh ST.

Sedangkan, izin yang dikeluarkan instansi terkait diduga disalah gunakan pihak pengelola tempat hiburan malam tersebut. "Izin Scorpio dah habis masa berlakunya" ujar Teguh Kamis siang (28/12).

Dilain pihak, salah seorang pemuda tempatan yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa banyak laporan dan aduan dari masyarakat sekitaran tempat hiburan itu (Scorpion). Bahkan, masyarakat setempat pernah melihat beberapa wanita keluar dari tempat tersebut pada dini hari atau menjelang subuh. "Saya pribadi mendengar keluhan dari masyarakat sebenarnya miris, apalagi tempat tersebut diduga sebagai tempat hiburan terselubung" sebutnya.

Ia menambahkan, "Karena tempat tersebut berkedok tempat tongkrongan biasa, padahal kalau dilihat pada malam hari tempat tersebut ramai pengunjung keluar masuk dari dalam gedung yang terdapat dibelakang tongkrongan (menjajahkan minuman jus buah dan makanan lainnya" imbuh pemuda ini. (Genta/dr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar