MENU TUTUP

Empat Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Akan Dibuka Hari Ini

Rabu, 12 Februari 2020 | 09:10:56 WIB
Empat Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Akan Dibuka Hari Ini

GENTAONLINE.COM - Pengelola Waduk Unit Layanan PLTA Koto Panjang akan melakukan pembukaan pintu pelimpah (Spillway Gate) pada Rabu (12/2/2020).

Tak tanggung-tanggung, ada 4 pintu pelimpah yang akan langsung dibuka hari ini dengan tinggi bukaan 50 Cm. Hal ini disampaikan oleh Plt Manager PLTA Koto Panjang, Cecep Sofhan Munwar, Rabu (12/2/2020).

Ia mengatakan, pembukaan pintu air ini dilakukan karena adanya kenaikan inflow yang signifikan yang menyebabkan naiknya elevasi waduk.

"Pagi ini elevasi waduk PLTA Koto Panjang sudah berada di angka 83.10 mDPL," ujar Cecep. Disampaikan Cecep lagi, informasi dari area jembatan pangkalan, saat ini air sungai mengalami kenaikan.

"Maka hari ini pukul 11.00 pintu spillway akan di buka 4 x 50 cm," ujar Cecep. Untuk itu Cecep terus mengimbau masyarakat yang beraktivitas atau yang bertempat tinggal di sepanjang aliran Sungai Kampar untuk waspada.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar