MENU TUTUP

Pemko Pekanbaru Bakal Alokasi Rp5 Miliar Untuk Warga Terdampak Kenaikan BBM

Selasa, 13 September 2022 | 09:42:09 WIB
Pemko Pekanbaru Bakal Alokasi Rp5 Miliar Untuk Warga Terdampak Kenaikan BBM

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, bakal mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar guna membantu warga yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru H. Muhammad Jamil, M.Ag M.Si menyebutkan, bantuan yang akan diberikan itu sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Nantinya, kata dia, anggaran miliaran rupiah tersebut akan diambil dari Dana Alokasi Umum dan dana bagi hasil sebesar 2 persen.

"Kalau kami hitung kemarin itu sekitar Rp5 miliar," ungkapnya, Senin (12/9).

Untuk warga penerima sendiri, disampaikan Jamil akan dilakukan pendataan terlebih dahulu melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

"Selain itu Pemko Pekanbaru juga akan segera membuat regulasi terkait penggunaan anggaran agar tidak bertentangan dengan aturan. Karena mekanisme penyerahan bantuan harus jelas agar tidak menjadi permasalahan pada saat bantuan disalurkan," tutupnya. (rmc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan