MENU TUTUP

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Gadis 15 Tahun Pembunuh Teman

Sabtu, 07 Maret 2020 | 09:54:41 WIB
Polisi Akan Periksa Kejiwaan Gadis 15 Tahun Pembunuh Teman

GENTAONLINE.COM - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto mengatakan akan melakukan tes kejiwaan terhadap NF (15), remaja yang membunuh bocah berusia 6 tahun di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Heru mengatakan tes kejiwaan dilakukan berdasarkan data-data yang diperoleh dan coretan di buku serta papan tulis milik NF yang diamankan sebagai barang bukti.

"Ini butuh pendalaman lebih dalam, mungkin kami akan panggil ahli kejiwaan (psikiater) karena data-data yang kami dapat ada hal-hal yang agak berbeda," ujar Heru seperti mengutip Antara.

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menemukan coretan di dalam buku tulis pelajaran dan sebuah papan tulis berupa curahan hati NF. NF mencurahkan kekesalannya terhadap sosok sang ayah dalam buku tersebut.

"Anak ini cukup cerdas, berkemampuan Bahasa Inggris cukup baik. Dan dia mengungkapkan berbagai perasaannya itu dalam berbagai tulisan," kata Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo.

"Ungkapan-ungkapan perasaannya tertulis dan lebih menark lagi bahwa apa yang dilakukan hari ini. Ini sudah tergambar," ujarnya menambahkan.

Pengakuan yang dilontarkan oleh NF juga menjadi bukti yang mendasari pemeriksaan kejiwaannya. Heru mengatakan, NF mengaku membunuh korban karena terinspirasi film yang ditontonnya setahun silam.

"Beberapa hal yang menjadi catatan kami dan pengakuan dari seorang NF, tersangka melakukan dengan kesadaran diri dan dia terinspirasi kalau berdasarkan tadi kita wawancara dia tadi terinspirasi oleh film," kata Heru.

Sebelumnya, NF menyerahkan diri ke Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat pada JUmat (6/3) pagi karena mengaku telah menjumpai dan menyekap bocah enam tahun hingga tewas.

Dari penelusuran kepolisian, diketahui bahwa aksi pembunuhan itu terjadi ketika korban bermain di rumah NF di daerah Sawah Besar pada Kamis (5/3).

Heru mengatakan NF semula hendak membuang korban yang sudah lemas tak berdaya. Lantaran hari sudah sore, NF kemudian menyimpan bocah tersebut ke dalam lemari. (Antara)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat