MENU TUTUP

IPW Apresiasi Kapolsek Pulangkan TKA China

Senin, 30 Maret 2020 | 10:59:24 WIB
IPW Apresiasi Kapolsek Pulangkan TKA China

GENTAONLINE.COM - Wabah virus corona kian meluas dan menelan banyak korban baru. Indonesia Police Watch (IPW) menyayangkan masih ada saja tenaga kerja asing (TKA) asal China yang lolos masuk Indonesia. 

"Ini sangat ironis. Warga dari Malang saja hendak menghadiri hajatan keluarganya di Blitar berhasil dicegat petugas dan diminta kembali ke Malang, kok ya TKA China jauh-jauh dari RRC bisa masuk hingga ke pedalaman Ketapang, Kalimantan Barat," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam siaran pers, Ahad (29/3). 

Neta menjelaskan, masuknya TKA China tersebut terjadi pada 24 Maret 2020. TKA itu langsung bekerja di salah satu industri di Muara Pawan, Ketapang. Sontak saja, masuknya TKA China ini membuat warga di sekitar menjadi resah dan tidak nyaman. "Mereka lalu melapor ke Polsek Muara Pawan," kata Neta.

Neta mengatakan, kapolsek beserta tokoh masyarakat di kecamatan kemudian mendatangi pabrik tempat TKA China itu dipekerjakan pada 26 Maret 2020. Menurut Neta, kapolsek menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan toleransi akan kedatangan TKA tersebut dalam situasi wabah Covid-19. 

Hal tersebut dilakukan demi keselamatan warga sekitar dan sesuai ketentuan pemerintah agar warga mengisolasi diri secara mandiri. Akhirnya, perusahaan tersebut sepakat memulangkan TKA China itu pada 27 Maret 2020 melalui Bandara Rahadi Oesman, Ketapang. /

"Sikap kapolsek ini patut diapresiasi dan diacungi jempol. Berbeda dengan sikap kapolda Sultra yang meloloskan TKA China masuk ke Kendari, yang hingga kini masih bekerja," katanya.

Kendati demikian, menurut IPW, masuknya TKA China ke Indonesia di tengah makin meluasnya wabah Covid-19 menjadi sebuah tanda tanya besar. Hal ini juga, menurut dia, menunjukkan sikap pemerintah yang tidak jelas dalam mengatasi wabah corona.

"Di satu sisi masyarakat dilarang berkumpul, bahkan dilarang berkumpul di tempat ibadah. Tapi, di sisi lain TKA China tetap dibiarkan masuk," katanya menyindir.

Dalam kondisi seperti ini, IPW berharap jajaran kepolisian, terutama kapolsek, senantiasa berada di garda terdepanuntuk memantau masuknya orang-orang asing ke wilayah tugasnya, terutama terhadap TKA China. Kemudian, pihaknya meminta mereka kembali ke negerinya agar masyarakat aman dan tidak resah di tengah makin meluasnya wabah corona. 

Polsek dan jajaran intelijen Polri harus melindungi masyarakat dari berbagai keresahan. "Jika aparatur lain lalai dan meloloskan TKA China masuk ke negeri ini di tengah kian meluasnya wabah corona, sepertinya harapan satu satunya tinggal pada kapolsek," ungkap Neta.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran