MENU TUTUP

Diawali Dengan Talkshow Enterpreneur, BPL HMI Pekanbaru Resmi Dilantik

Senin, 25 Maret 2019 | 21:52:59 WIB
Diawali Dengan Talkshow Enterpreneur, BPL HMI Pekanbaru Resmi Dilantik

GENTAONLINE.COM-Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pekanbaru periode 2019-2020 resmi dilantik, Minggu (24/3) di Gedung Pusat Kegiatan HMI, Jl. Melayu, Pekanbaru. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum HMI cabang Pekanbaru yang diwakili oleh Kabid Pembinaan Anggota (PA) Sahrin Nasution, MH.

Pengurus BPL HMI cabang Pekanbaru yang dilantik yakni Ketua Umum Fandi Ahmad, Sekretaris Umum Novie Febriyanti dan Bendahara Umum Ahmad Dianto sesuai dengan Surat Keputusan dengan nomor 018/A/Sek/07/1440 H.

Dalam sambutannya, Kabid PA HMI cabang Pekanbaru Sahrin Nasution, MH menyampaikan perkaderan merupakan hal yang paling vital dalam HMI. "Untuk itu saya berharap kepada kawan-kawan pengurus agar menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan jadilah simbol serta panutan bagi kader-kader HMI terkhusus di Pekanbaru" pintanya. 

Ditempat yang sama, Ketua Umum BPL HMI cabang Pekanbaru Fandi Ahmad menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. "Saya sadar ini merupakan amanah yang berat. Namun, saya yakin ini tidak akan memberatkan saya selama kita bisa bersinergi dan bekerjasama baik dengan cabang, sesama pengurus dan pihak lainnya" ujar mahasiswa UIN Suska ini.

Sebelum dilakukan prosesi pelantikan, kegiatan diawali dengan Talkshow Entrepeneur muda yang diprakarsai oleh Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam ( LEMI) HMI cabang Pekanbaru.

Kegiatan dengan tema 'Profesionalitas dan kemandirian ekonomi' itu menghadirkan dua narasumber yakni Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) provinsi RIAU Datuk Seri Niaga Budi Febriadi dan Direktur Utama JAMKRIDA provinsi Riau  Herman Boedoyo.

Direktur LEMI HMI Cabang Pekanbaru Atan Darham mengatakan kegiatan itu dilaksanakan karena melihat pertumbuhan jumlah pengusaha di negara Indonesia pada tahun 2018 masih 3,1 %. Jika dibandingkan malaysia 6%, Singapura 7%, dan bahkan kalau mengikuti standar negara maju Jumlah pengusahanya 14%  dari total jumlah penduduk. 

"Artinya perlu ada kesadaran /motivasi yg kita munculkan maka kita dari LEMI mengadakan kegiatan tersebut agar seluruh kader HMI cabang pekanbaru sudah mulai   mengarahkan pikirannya bagaimana menciptakan lapangan kerja. Karena sudah pasti setiap Unit kegiatan usaha bebas minimal buat diri sendiri. Langkah nyata dari kita LEMI HMI cabang pekanbaru sendiri sudah melakukan pendataan kader yg memiliki usaha , agar bergabung di HMI Mart. Kita mengusahakan juga membuat gerakan membeli produk kader HMI itu sendiri, gerakan dari kita dan untuk kita" terang Atan. 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar