MENU TUTUP

Lawan Pandemi , LPPM Universitas Riau Gelar Kukerta Relawan Covid-19

Jumat, 15 Mei 2020 | 10:59:12 WIB
Lawan Pandemi , LPPM Universitas Riau Gelar Kukerta Relawan Covid-19

GENTAONLINE.COM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau (Unri) mengadakan kuliah kerja nyata (Kukerta) Relawan Covid-19 yang diikuti mahasiswa tingkat Fakultas Kedokteran (FK) Unri. Dan GARDANA merupakan salah satu tim relawan COVID-19 FK Unri yang mengikuti kukerta kerelawanan wabah COVID-19. 

Adapun fokus dilakukannya hal tersebut dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Gardana ini Diketuai oleh Ashifa Mardhatilah dan beranggotakan Agnesashianti Harefa dan Hazrati Sandra Agusti, kegiatan GARDANA dibimbing langsung oleh instruktur dari dosen FK UNRI yaitu dr.Fajri Marindra Siregar, dan Dosen Pembimbing Lapangan Sri Endang Kornita.

Ashifa mengatakan jika sebelumnya tim relawan telah menerima pembekalan melalui kuliah online oleh para dosen pakar dan dokter yang berkaitan serta ahli dibidangnya dan pembekalan tersebut telah diujikan.

"Karena bersifat mencegah, maka kami bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai COVID-19 dalam bentuk yang menarik, singkat, dan jelas melalui poster dan video edukasi yang kami sebar melalui berbagai media sosial, blog, dan youtube," kata Ashifa. 

"Dalam memberikan edukasi, kami memilih topik pencegahan dan pengendalian infeksi COVID-19 dalam rumah tangga karena rumah tangga adalah unit terkecil dalam tatanan masyarakat. Dimulai dari keluarga, kita bisa cegah penyebaran COVID-19 bersama-sama," sambung Agnes.

Selain itu, GARDANA juga membentuk virtual community dalam WhatsApp Group dengan murid SMA/sederajat sebagai sasaran edukasinya untuk membagikan edukasi dan juga berdiskusi lebih lanjut tentang COVID-19 dan pencegahannya. 

"Sejauh ini kami telah membuat berbagai poster seperti: apa itu COVID-19, gejala, cara penularan, dan pencegahannya; cuci tangan yang benar untuk mencegah penularan COVID-19; etika batuk dan bersin; cara memakai makser kain yang benar; protokol keluar dan masuk rumah selama pandemi, serta video edukasi dalam bentuk animasi yang menarik," jelas Hazrati. 

Dia juga menambahkan bahwa semua poster dan video edukasi dapat diakses melalui laman blog tim GARDANA: gardanacovid-19.blogspot.com. Tak hanya memberikan edukasi, tim relawan COVID-19 FK UNRI juga melakukan penjagaan posko bantuan logistik di ruang lobi Engku Hamidah FK UNRI dan pendataan di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. 

"Seperti arti nama dari tim GARDANA yang dalam bahasa sanskerta berarti berjiwa pengawal, melalui kukerta relawan ini kami sebagai mahasiswa kedokteran diberi wadah sesuai kapasitas kami untuk turut ambil bagian dalam ‘mengawal’ masyarakat melalui pemberian edukasi, mengingat hal itu memegang peranan penting dalam mengatasi pandemi ini," kata dia. 

Kegiatan kuliah kerja nyata (kukerta) memang tiap tahunnya rutin diselenggarakan oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Riau. Namun berbeda dari biasanya, pada tahun ini LPPM Universitas Riau berkoordinasi dengan Tim Relawan COVID-19 Fakultas Kedokteran Universitas Riau untuk menyelenggarakan kukerta relawan COVID-19 yang diikuti oleh mahasiswa kedokteran FK UNRI tingkat akhir.(R24)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat