MENU TUTUP

SIM Simpatik Gratis untuk Kelahiran 1 Juli di Hari Bhayangkara ke-74

Selasa, 23 Juni 2020 | 10:42:36 WIB
SIM Simpatik Gratis untuk Kelahiran 1 Juli di Hari Bhayangkara ke-74

GENTAONLINE.COM - Jelang Hari Bhayangkara ke-74 yang diperingati setiap 1 Juli, Polresta Pekanbaru memberikan Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Simpatik gratis. Pelayanan tersebut diberikan secara cuma-cuma hanya untuk 74 orang pendaftar pertama. Pelayanan pun hanya berlangsung hanya satu hari memiliki syarat dan ketentuan.

"Pelayanan ini berlaku untuk SIM A dan SIM C. Baik itu pendaftaran SIM baru maupun perpanjangan SIM. Tepatnya untuk yang kelahiran 1 Juli dan hanya 74 pendaftar," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya. 

Kapolres menambahkan, selain harus lahir tanggal 1 Juli, pendaftar juga harus memenuhi persyaratan usia dan kesehatan. Termasuk lulus dalam tahap ujian teori dan juga ujian praktek.

"Intinya gratis dan untuk lulus atau tidaknya tergantung dari hasil tes masyarakat yang ikut uji SIM," terangnya. 

Lebih jauh, pelayanan tersebut di sponsori oleh BRI dan Jasa Raharja ini akan berlangsung di Komplek Riau Safety Driving Centre (RSDC) Gedung Satpas 0914 Polresta Pekanbaru, di Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pesisir. 

"Pelayanan akan dimulai pada pukul 08.30 hingga pukul 14.00 WIB pada 1 Juli 2020, tempatnya di Gedung Satpas 0914 Polresta Pekanbaru, RSDC," tutup Nandang.(rpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan