MENU TUTUP

Minyak Goreng Murah Mulai Langka, Disperindag Diminta Telusuri

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:53:31 WIB
Minyak Goreng Murah Mulai Langka, Disperindag Diminta Telusuri

GENTAONLINE.COM - Minyak goreng murah subsidi seharga Rp14 ribu per liter belum merata tersebar di ritel maupun swalayan. Keberadaannya pun mulai langka di ibukota Provinsi Riau itu.

Walikota Pekanbaru Firdaus meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar segera menelusuri kekosongan stok ini. Ia juga meminta Disperindag berkoordinasi dengan pihak terkait agar minyak goreng satu harga ini bisa dijangkau masyarakat.

"Dengan OPD teknis kami akan berkoordinasi dengan asosiasi yang terkait. Kemudian apa penyebab kosongnya stok," kata Walikota, Selasa (25/1/2022).

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 ini pemerintah berupaya menstabilkan harga bahan pokok untuk meringankan beban masyarakat. Pemberlakuan minyak goreng satu harga ini sudah berlangsung sejak 19 Januari 2022.

"Ini juga bagian dari pengendalian inflasi. Mudah-mudahan harga yang mencolok di pasaran bisa stabil. Kami akan mencari tahu kenapa bisa kosong stok, mudah-mudahan kami bisa memberi solusi," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, pemerintah akan menyiapkan minyak goreng sebanyak 250 juta liter per bulan. Penyediaan itu akan dilakukan selama enam bulan sehingga total pasokan mencapai 1,5 miliar liter.

Kebijakan satu harga diberlakukan karena pemerintah memberi subsidi atas harga keekonomian dari produsen dan harga di pasaran. Anggaran untuk subsidi yang disiapkan mencapai Rp 7,6 triliun yang bersumber dari dana pungutan ekspor sawit kelolaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Dia mengatakan, harga Rp 14 ribu per liter bisa mulai dinikmati konsumen yang berbelanja di retail modern anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).(ckc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar