MENU TUTUP

Komisi X DPR RI Puji Kolaborasi Kemendikbud dan Netflix

Rabu, 24 Juni 2020 | 08:47:08 WIB
Komisi X DPR RI Puji Kolaborasi Kemendikbud dan Netflix ilustrasi internet

GENTAONLINE.COM --Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Hetifah Sjaifudian memuji langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bersedia berkolaborasi dengan platform film digital Netflix. Jika  kemendikbud tidak mengeluarkan biaya apapun untuk menayangkanetflix di TVRI maka itu adalah sebuah keuntungan.

 

"Jadi sebenarnya kita untung. asal jangan lupa juga memberdayakan sineas-sineas dan tetap menggunakan konten-konten lokal. Era kini adalah masanya media digital," ujar politikus Partai Golkar tersebut, Selasa (23/6). Sehingga, lanjut Hetifah, sangat tepat bila menyusun strategi penyebaran konten Pancasila dan budaya dengan memanfaatkan platform media digital seperti Netflix. Kata Hetifah, kerja sama Kemendikbud dan Netflix dikategorikan strategi yang tepat. Ia menilai, Netflix merupakan platform yang chanel digandrungi generasi muda dan chanelnya banyak ditonton.

 

"Generasi muda sekarang mayoritas sukanya menonton tayangan berbasis streaming seperti Netflix. Di situ bisa ditanamkan nilai Pancasila sambil bekerjasama dengan sineas muda Indonesia," tutup Hetifah. Sebelumnya, Kemendikbud mengumumkan kemitraan dengan penyedia layanan hiburan streaming kelas dunia, Netflix. Sebagai bagian dari program Belajar dari Rumah dan untuk pertama kalinya di dunia, film-film dokumenter Netflix akan ditayangkan melalui saluran Televisi Republik Indonesia (TVRI).

 

Dalam laman resminya, Kemendikbud menyatakan Program Belajar dari Rumah (BDR) yang diluncurkan 12 April 2020 merupakan alternatif belajar di tengah Covid-19. Upaya ini dilakukan Kemendikbud untuk memastikan agar dalam masa yang sulit ini masyarakat terus mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembelajaran dari rumah, salah satunya melalui media televisi dengan jangkauan terluas di Indonesia.

 

“Program Belajar dari Rumah di TVRI ditujukan untuk membantu peserta didik, orang tua, dan guru yang memiliki keterbatasan akses internet, baik karena kendala ekonomi maupun geografis,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran