MENU TUTUP

Warga Pertanyakan Bantuan Pemprov Riau Diterima Cuma Rp250 Ribu

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:46:27 WIB
Warga Pertanyakan Bantuan Pemprov Riau Diterima Cuma Rp250 Ribu

GENTAONLINE.COM - Warga penerima bantuan Covid-19 yang disalurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengaku kecewa. Pasalnya, jumlah uang bantuan yang dijanjikan tidak sesuai dengan yang diterima. 

Di mana Pemerintah Provinsi (Pemprov) selaku yang menyediakan uang telah menganggarkan sebesar Rp300 ribu untuk penerima bantuan. Namun kenyataan hanya diterima Rp250 ribu saja.

Seperti diungkapkan Daryadi, salah satu warga penerima bantuan. Ia bercerita bahwa bantuan tersebut diambil di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Arifin Achmad. Setelah antre cukup lama, ia akhirnya menerima uang tersebut. Namun hanya Rp250 ribu. Sedangkan sisanya sebesar Rp50 ribu, sementara belum bisa diberikan pihak BPR.

"Kata pihak BPR Rp40 ribu dikasihkan bulan depan. Rp10 ribu untuk biaya administrasi. Sayang juga kenapa harus nunggu sebulan lagi untuk mengambil sisanya," sebut Daryadi kepada Riaupos.co, Senin (29/6/2020).

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Riau daerah pemilihan (dapil) Pekanbaru Agung Nugroho mengaku juga telah menerima aduan serupa dari banyak masyarakat. Ia mengaku belum mengetahui pasti persoalan penyaluran bantuan oleh Pemko Pekanbaru. Namun dari informasi yang ia minta ke pemprov bahwa bantuan tersebut harusnya sampai utuh ke masyarakat.

"Saya sudah tanya ke pihak pemprov. Katanya sih harusnya utuh Rp300 ribu sampai ke masyarakat. Saya belum tahu ini, persoalannya ada di mana. Kenapa sampai di potong. Nanti akan saya telusuri," sebutnya. 

Kepada Pemprov, ia meminta agar tetap melakukan supervisi kepada pemko/pemkab yang menerima bantuan tersebut. Jangan sampai bantuan yang telah diserahkan tidak terawasi dengan baik. Sehingga tidak memunculkan polemik di tengah masyarakat penerima bantuan.(rpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat