MENU TUTUP

Pekan Depan Transportasi Laut di Riau Kembali Dibuka

Jumat, 03 Juli 2020 | 11:13:21 WIB
Pekan Depan Transportasi Laut di Riau Kembali Dibuka

GENTAONLINE.COM - Setelah ditutup sejak 15 Mei lalu saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan membuka transportasi laut pekan depan. 

Informasi ini disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau, Raja Saspi Kurniawan di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau, Gedung Daerah Pekanbaru.

Saspi mengatakan untuk pelabuhan resmi sampai saat belum buka. Hal ini karena berkaitan dengan antisipasi penyebaran Covid-19 yang luas lagi. 

"Tapi berdasarkan hasil rapat pihaknya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Syahbandar Pelabuhan dan pihak terkait lainnya, mungkin nanti pada 7 atau 8 Juli akan dilakukan pembukaan lagi untuk transportasi laut," katanya, Kamis (2/7/2020).

Namun ketika transportasi laut dibuka, sebut Saspi, maka perlu dilakukan pengetatan pemeriksa penumpang yang masuk pelabuhan. 

"Karena menurut hemat kita dengan kejadian-kejadian sebelumnya, perlu pengetatan pemeriksaan orang yang masuk Riau, seperti pemeriksaan transportasi darat yang dilakukan di posko perbatasan," tutupnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat