MENU TUTUP

Besok, Bedah Buku Riau Istimewa refleksi Kongres Rakyat Riau (KRR)

Selasa, 30 Januari 2024 | 17:40:02 WIB
Besok, Bedah Buku Riau Istimewa refleksi Kongres Rakyat Riau (KRR)

PEKANBARU - Setelah diluncurkan 1 November 2023 lalu, buku Riau Istimewa akan dibedah, Rabu (31/1/2024) pukul 8.30 WIB di Perpustakaan Soeman Hs. Selain bedah buku, akan dilaksanakan juga refleksi Kongres Rakyat Riau (KRR) bersama Dr. drh Chaidir MM.

"Semua persiapan sudah dimatangkan untuk acara besok," ujar Ketua Panitia Bedah Buku Riau Istimewa, Sulong A'zam Suhuf, Selasa (30/1/2024).

Adapun para pembicara yang akan membedah buku ini adalah Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi, Prof Dr Ir Tengku Dahril MSc, Prof Dr Detri Karya MSc, Muchid Al Bintani PhD, dan Roni Basista PhD. Diskusi atau bedah buku ini akan dipandu Ir Fakhrunnas MA Jabbar MIKom.

Buku yang memiliki tebal 939 + 33 halaman ini memiliki tiga bentuk tulisan, yakni esai, cerpen dan puisi yang berisi tentang keistimewaan Riau. Ketiganya ditulis oleh beragam latar penulis dari Riau dan luar Riau.***

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar