MENU TUTUP

PKS Minta PDIP Ngaca soal Intoleransi Berkembang di Sumbar

Jumat, 04 September 2020 | 11:00:50 WIB
PKS Minta PDIP Ngaca soal Intoleransi Berkembang di Sumbar

GENTAONLINE.COM -- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta PDI-Perjuangan (PDIP) --yang kerap kalah dalam proses pemilihan umum (pemilu) di Sumatera Barat (Sumbar) untuk bercermin. Hal itu disampaikan Mardani merespons politikus PDIP Zuhairi Misrawi yang menyebut kepemimpinan PKS selama 10 tahun di Sumbar hanya membuat intoleransi dan politik identitas berkembang di Tanah Minang.


"Buruk rupa, cermin dibelah. Jangan membelah cermin dan menuduh segala keburukan berasal dari orang lain. Bercermin," kata Mardani, Jumat (4/9)."Buruk rupa, cermin dibelah. Jangan membelah cermin dan menuduh segala keburukan berasal dari orang lain. Bercermin," kata Mardani, Jumat (4/9).

 

Mardani mengajak PDIP untuk berkompetisi secara sehat tanpa harus menyalahkan atau menuduh pihak lain. Ia menyatakan PKS tak pernah iri atau menuduh PDIP yang macam-macam saat mengalami kekalahan dalam proses pemilu di daerah lain. "Kami memilih memperbaiki pelayanan ketimbang menuduh. Pemilu bukan tentang iri hati. Jika tidak terpilih maka yang salah bukan masyarakat, tapi partai yang ikut kompetisi," ujar anggota DPR tersebut.


"Fakta yang ada, intoleransi dan politik identitas berkembang di wilayah yang masyarakatnya dikenal terbuka tersebut," kata Zuhairi dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/9).Sebelumnya, Zuhairi menyatakan bahwa intoleransi dan politik identitas yang berkembang di Tanah Minang dalam satu dekade kepemimpinan PKS. Menurutnya, tak ada perubahan fundamental selama kader PKS memimpin Sumbar.

 

Polemik ini berawal dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang berharap agar Sumbar menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila. Hal itu ia sampaikan saat mengumumkan pasangan bakal calon kepala daerah yang didukung PDIP di Pilkada Serentak 2020.

 

Puan tak menjelaskan maksud pernyataan tersebut. Ketua DPR itu hanya menyampaikan bahwa partai banteng moncong putih mendukung pasangan Mulyadi-Ali Mugni dalam Pilkada Sumbar. "Untuk Provinsi Sumatera Barat, rekomendasi diberikan kepada Ir. Mulyadi dan Drs. H. Ali Mukhni. Merdeka! Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila," kata Puan dalam acara yang digelar DPP PDIP secara virtual, Rabu (2/9).(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan