MENU TUTUP

Capres Pilihan PPP Bakal Diumumkan Awal Tahun 2023

Rabu, 28 September 2022 | 09:25:07 WIB
Capres Pilihan PPP Bakal Diumumkan Awal Tahun 2023
GENTAONLINE.COM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih lakukan invetarisasi figur-figur mumpuni yang berpotensi diusung sebagai calon presiden pada Pemilu Serentak 2024.

Dikatakan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, nama-nama yang masuk dalam daftar inventaris nantinya akan diputuskan sebagai rekomendasi calon presiden melalui forum resmi partai.

"Kami nanti masih akan melakukan yang namanya forum resmi seperti mukernas dan rapimnas," ujar Awiek, sapaan karibnya, kepada wartawan, Selasa (27/9).


Kata Legislator Madura di DPR RI ini, PPP memang tidak ingin tergesa-gesa dalam memilih figur. Terlebih, waktu pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden masih lama.

"Karena pendaftaran calon presiden itu kan masih bulan Juli, sekitar pertengahan tahun, masih sangat banyak waktu kita untuk menginventarisir nama yang dianggap layak menjadi calon presiden," terangnya.

Ditekankan lagi soal kapan waktu pasti calon presiden PPP diumumkan, Awiek hanya mensinyalkan di awal tahun 2023.

"Bulan-bulan Januari atau Februari paling cepat," tandasnya.(rml)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat