MENU TUTUP

Sekda Kampar Peroleh Pelayanan Publik Terbaik Ombudsman, Abu Nazar : Itu Keliru

Selasa, 08 Februari 2022 | 14:01:56 WIB
Sekda Kampar Peroleh Pelayanan Publik Terbaik Ombudsman, Abu Nazar : Itu Keliru Ketua KNPI Kampar Abu Nazar mengkritik kinerja pelayanan publik yang buruk di Kabupaten Kampar. 

Pekanbaru - Ketua KNPI Kampar Abu Nazar mengkritik kinerja pelayanan publik yang buruk di Kabupaten Kampar. 

"Banyak pelayanan publik yang dipersulit selama Sekda Kampar dijabat oleh Yusri" kata Abu Nazar. 

Menurut Abu mayarakat Kampar tidak lagi mendapatkan akses berobat gratis. 

"Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi masyarakat miskin tidak lagi dijalankan diera Yusri selama mejadi Sekda" kata Abu saat dikonfirmasi berada di lokasi tiga dara Kubang Siak Hulu. 

Pelayanan buruk terhadap Rakyat juga dirasakan oleh masyarakat ketika sekda terlalu sibuk memimpin puluhan organisasi yang dibiayai APBD. 

"Sekda terlalu sibuk hingga akhirnya pelayanan publik untuk rakyat jadi terganggu, banyak surat menyurat menumpuk di meja sekda tidak selesai" tambah Abu. 

Penghargaan Ombudsman untuk pemda Kampar itu tidak tepat kalaulah mereka cermat memberikan penilaian terhadap pelayanan publik di Kampar. 

"Yusri biang kerok kemunduran pelayanan publik di Kampar" tegas Abu. 

*Penghargaan ceremonial*

Sebagaimana diketahui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yuari,M.Si bermanis manis meminta seolah agar seluruh Organisasi Peringkat Daerah (OPD) Kabupaten Kampar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Demikian cerita Sekda Kampar saat menghadiri acara Penyampaian Hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2021di Ballrom Hotel Pangenran Pekanbaru, Selasa (8/2/2022). 

Lebih lanjut Yusri menjelaskan, bahwa dari sebanyak 416 Kabupaten di Indonesia Penghargaan Penganugrahan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik tahun 2021 kategori Pemerintah Kabupaten se-Indonesia peringkat pertama di raih Kabupaten Kampar. 

Artinya, Kampar nomor satu pelayanan publik terbaik di Indonesia. Dengan demikian, Yusri menegaskan agar seluruh Dinas atau OPD agar terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat terkhusus bagi Dinas Kependudukan dan  Catatan Sipil dan RSUD Bangkinang. 

Kita berharap, tahun 2022 ini penghargaan ini bisa hendaknya kita pertahankan. Untuk itu mohon kerjasama terus guna menjadikan masyarakat aman, nyaman serta puas dengan layanan yang diberikan pemerintah."tegas Yusri". 

Sementara itu Gubernur Riau Drs Syamsuar,M Si yang diwakiki Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Joni Irwan menyampaikan kembali ucapan selamat selamat kepada pemda kampar atas capaian peringatan pertama nasional tersebut. 

Hal senada juga disampaikan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Riau H Ahmad Fitri menyampaikan selamat atas hasil tersebut fan mesti terus bisa diperjuangkan. Karena Kampar Juara, bukan saja Pemprov Riau yang juga dikenal, melainkan nama baik Ombudsman Perwakilan Riau juga akan disebut. 

Sebagai lembaga pembinaan dan penilaian terhadap layanan publik, Ombudsman perwakilan riau huga akan terus memberikan dukungan dan motivasi untuk Kabupaten Kampar dan Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Riau untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan di daerah masing-masing."pinta Ahmad". (juf)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat