MENU TUTUP

Kasmarni : Perempuan bisa memimpin jika diberi amanah

Jumat, 02 Oktober 2020 | 14:25:47 WIB
Kasmarni : Perempuan bisa memimpin jika diberi amanah

GENTAONLINE.COM - Calon Bupati Bengkalis nomor urut 3, Kasmarni mengatakan bahwa isu perempuan tak bisa jadi pemimpin itu sengaja di hembuskan untuk memecah belah dan memberi keraguan pemilih terhadap sosoknya sebagai calon perempuan yang maju di Pilkada Bengkalis.

"Siapa bilang perempuan tak bisa jadi pemimpin, Insya Allah bisa, selagi diberi amanah dan kesempatan. Saya pernah jadi Camat di Kecamatan Pinggir. Selama jadi Camat tak ada pula rasanya warga yang pindah karena tak terima saya Camat," ujar Kasmarni ketika melaksanakan kampanye dialogis di tujuh titik di Kecamatan Bathin Solapan, Kamis (1/10).

Kasmarni pun memberi contoh pemimpin perempuan di negeri ini, mulai bupati/walikota, mentri hingga presiden yang kepemimpinannya tak pernah ditolak hanya karena status gendernya selaku kaum hawa. "Juga tak pernah kita dengar, warga Indonesia pindah ke Malaysia hanya karena presidennya wanita," kata Kasmarni lagi.

Makanya agar perempuan punya kesempatan jadi pemimpin di negeri ini, perempuan Melayu bergelar Tengku ini mengajak rapatkan barisan dan kekompakkan untuk memenangkan pasangan KBS.

"Perempuan itu harus kuat harus kompak. Jangan mau di bilang perempuan itu lemah. Tunjukkan kita bisa melalui kerja dan bukti nyata. Mohon izin dan pengertian bapak-bapak ya, biarkan sekali ini perempuan yang jadi pemimpin. InshaAllah perempuan lebih peka dengan naluri kewanitaannya. Yakin dan percayalah kepada seorang ibu. Besar kuatnya seseorang berkat ibu," jelasnya.

Dalam kampanye itu Kasmarni menjelaskan visi misi pasangan Kasmarni-Bagus (KBS) yang ingin mengujudkan kabupaten Bengkalis menuju negeri yang bermarwah, maju dan sejahtera. Program andalan yang dirangkum dalam Kartu Bengkalis Sejahtera (KBS) juga menjadi prioritas Kasmarni dalam kampanye dialogis itu.

Sementara itu usai kampanye dialogis di kediaman tokoh masyarakat H Rozali Desa Bathin Sobanga, Kasmarni dihadiahi produk UMKM dari ibu-ibu setempat. Ibu-ibu itu yakin di bawah kepemimpinan Kasmarni, UMKM akan lebih hidup dan ibu-ibu bisa memberi tambahan penghasilan keluarga.

"Saya dengar komitmen Ibu membesarkan UMKM. Makanya hari ini saya ingin melihat langsung sosok ibu Kasmarni dan memberikan produk UMKM yang sudah saya hasilkan. Mudah-mudahan di tangan Ibu Kasmarni UMKM makin berkembang dan kami tak kesulitan dalam pemasaran," ujar Sartika pelaku home industri di desa itu.

Menerima oleh-oleh produk rumahan itu, Kasmarni menyampaikan antusiasnya dan berharap ibu-ibu terus mengembangkan usaha bagi peningkatan ekonomi keluarga. "Maju terus ya. Kembangkan UMKMnya. Inshaalah hasil tak akan mengkhianati usaha dan kerja," ujarnya sembari mengajungkan 3 produk UMKM yang diterima bersesuaian dengan nomor urut 3 KBS.

Sementara itu 6 titik lain didatangi Kasmarni untuk berjumpa dan berhadapan langsung dengan warga. Kasmarni yakin kampanye dialogis bertatap muka ini akan memberi warna dan nilai lebih bagi masyarakat yang didatanginya. "Mudah-mudahan tak ada lagi keraguan ibu/bapak memilih KBS. Karena KBS pasangan terbaik dari yang baik. Saling melengkapi antara birokrasi dan politisi. Nomor berapa yang kita pilih," ujarnya.(antr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar