MENU TUTUP

RS Lapangan Bagi Korban Gempa Sulbar Dilengkapi Water Treatment Hingga Internet

Selasa, 09 Februari 2021 | 10:24:03 WIB
RS Lapangan Bagi Korban Gempa Sulbar Dilengkapi Water Treatment Hingga Internet

GENTAONLINE.COM - Rumah Sakit (RS) Lapangan yang didirikan di Makorem 142/Tatag, Mamuju, Sulawesi Barat, untuk para korban bencana gempa bumi dilengkapi fasilitas penjernih air atau water treatment dukungan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa. 

Alat penjernih air tersebut memiliki kemampuan mengubah air berwarna keruh menjadi air jernih yang dapat diminum langsung tanpa dimasak. Air keruh akan mengalami proses penjernihan dengan mesin water treatment.

“Selang hitam ini adalah untuk menyedot air kotor, kemudian selang merah ini akan mengeluarkan ekstrasi dari air kotor, kemudian selang biru ini akan mengaliri air yang sudah diproses menjadi air bersih,” jelas Serda Rahmat dalam video yang diunggah akun Youtube TNI AD, Selasa (8/2). 

Air jernih yang telah melalui proses penyulingan dapat dikonsumsi langsung dari selang yang mengalirkan air bersih tersebut. Selain untuk kebutuhan Rumah Sakit Lapangan, air yang telah diproses dari alat penjernih juga disalurkan untuk masyarakat sekitar.

Selain itu, RS Lapangan juga dilengkapi jaringan internet yang langsung terhubung ke satelit agar jaringan komunikasi di area RS Lapangan dapat terus berjalan. 

“Di Rumah Sakit Lapangan ini kami juga menggelar beberapa jaringan internet atas kerja sama dengan Telkom Mamuju yaitu Astinet kami gelar dengan kapasitas 100 Mbps, yang kedua ada internet MWS itu juga dengan kapasitas 100 Mbps,” ujar Kolonel Chb Mangkule, Kahubdam XIV/Hasanuddin.(rmol)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan