MENU TUTUP

Ketum DKR: Pak Syamsuar Itu Diakui Negara Pemimpin Peduli Seni Budaya

Kamis, 11 Februari 2021 | 15:03:52 WIB
Ketum DKR: Pak Syamsuar Itu Diakui Negara Pemimpin Peduli Seni Budaya Bertandang ke PaKar DKR

PEKANBARU- Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar M.Si menyempatkan diri melihat langsung helat Pajang Karya (PaKar) perupa Dewan Kesenian Riau, Kamis pagi (11/02/2021).

Setiba di depan pintu DKR/Art Space tempat memajang karya perupa di Riau, pengunjung terlebih dahulu membasuh tangan dengan handsanitazer dan "ditembak" pakai termogun. Prosesi ini juga berlaku bagi orang nomor satu di Riau ini. 

"Bagus, ini sangat sesuai dengan protokol kesehatan dan jumlah pengunjungpun dibatasi hanya 15 orang," kata Syamsuar. 

Begitu berada di ruangan PaKar, spontan Syamsuar mengatakan, "Wah, lukisannya bagus-bagus, saya bingung yang mana dulu mau ditenguk."

Di dampingi Ketua Umum DKR Taufik Hidayat alias Atan Lasak dan Kadispar Riau Roni Rahmad, Gubri Syamsuar mengamati satu per satu lukisan yang dipajangkan. Beliau sempat bertanya makna dan siapa yang membuat lukisan. 

"Lukisan ini semuanya bercerita tentang warmah dan indentitas Melayu Riau, Pak. Lukisan yang dipajang ini semuanya karya seniman Riau," jelas Ketua Komite Seni Rupa DKR Fahrozi. 

Ada tiga lukisan menggoda Gubri Syamsuar, sehingga dia ingin memilikinya. Sayangnya, satu dari tiga lukisan itu sudah terjual. "Sayang yo, tapi tak apolah. Nanti lukisan ini letak di kantor 1 di kediaman 1. Jadi sayo ambik duo sajo yo," kata Syamsuar dengan logat Melayu Riau Pesisirnya.

Harapan Syamsuar, adanya pajang karya ini muncul industri ekonomi kreatif di Riau. Adanya PaKar juga diharapkan menjadi daya tarik bagi pelancong datang ke Provinsi Riau. 

"Luar biasa kegiatan PaKar ini, saya berharap untuk PaKar berikutnya lebih diperluas sehingga semua orang tahu. Kalau pelancong datang ke Riau, mereka tidak hanya belanja di pusat perbelanjaan tapi juga datang ke acara PaKar ini," ucap Syamsuar. 

Kunjungan Gubri Syamsuar ini, kata Atan Lasak, jelas menjadi spirit para seniman perupa di Riau. Sebab, ini adalah sebuah kepedulian pemimpin terhadap seni budaya di negeri Lancang Kuning ini. 

"Kepedulian Pak Syam terhadap seni budaya sangat luar biasa, dan ini tak perlu diragukan lagi. Bahkan beliau salah satu pemimpin di negeri ini yang mendapat pin emas dari Kemendikbud. Pangakuan dari negara bahwa Pak Syam pemimpin peduli seni budaya sejak beliau masih menjabat sebagai bupati Siak," ungkap Atan Lasak. 

Terkait terjualnya dua lukisan menyusul kunjungan Gubri Syamsuar, Atan Lasak menyebutkan, ini adalah bagian dari kepedulian Pak Syamsuar terhadap seniman. 

"DKR adalah rumah besar seniman, kami hanya menjadi media untuk seniman berkreatifitas. Alhamdulillah, sudah 3 lukisan terjual pada hari ke-4 Pakar. Ini adalah cara DKR membantu seniman di masa pandemi Covid-19," ujar Atan Lasak.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar