MENU TUTUP

SBY: Presiden Jokowi Punya Integritas, Beda Dengan Moeldoko

Kamis, 25 Februari 2021 | 09:56:09 WIB
SBY: Presiden Jokowi Punya Integritas, Beda Dengan Moeldoko

GENTAONLINE.COM - Presiden Joko Widodo tidak tahu menahu gerakan Kepala Staf Presiden Moeldoko pada Partai Demokrat.

Begitu ditakatan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam keterangannya, Rabu (24/2). 

Nama Moeldoko disebut-sebut sebagai motor penggerak upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari jabatan ketua umum Partai Demokrat. 

"Saya sangat yakin bahwa yang dilakukan Moeldoko, adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi," ujar SBY.

Bagi SBY, figur Jokowi adalah karakter penuh integritas yang tidak akan mengganggu internal partai politik tertentu. 

"Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi memiliki integritas, yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu," katanya. 

Masih kata SBY, justru Jokowi sangat dirugikan dengan gerakan Moeldoko dalam upaya kudeta. 

"Partai Demokrat justru berpendapat, apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sangat mengganggu dan merugikan nama baik beliau," pungkasnya.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar