MENU TUTUP

Mahasiswa di Pekanbaru Diduga Gantung Diri Sebab Kecewa Dengan Pacarnya

Kamis, 25 Februari 2021 | 16:57:54 WIB
Mahasiswa di Pekanbaru Diduga Gantung Diri Sebab Kecewa Dengan Pacarnya

GENTA, PEKANBARU - Seorang mahasiswa dengan nama Ogi Febrianto (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di ventilasi udara di Indekos sang pacar diJalan Melur Kelurahan Air Putih, Pekanbaru, sekitarpukul 22.00 WIB, Rabu, 24 Februari 2021.

Pria kelahiran 4 Juli 1998 ini diduga cemburu buta lantaran melihat pesan inbox dari media sosial Facebook pacarnya penuh dengan pesan dari pria lain yang diduga selingkuhannya.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita menceritakan kronologis kejadian gantung diri seorang mahasiswa UIN itu.

"Pada hari Rabu, sekira pukul 21.30 WIB, saksi pertama saat bersama korban keluar hendak membeli makan, saat balik dari luar, kondisi pintu sudah terkunci. Saksi pertama (Adilla) mencoba memanggil korban namun tak ada jawaban," ucap Kompol Ambarita kepada Riau Online, Kamis, 25 Februari 2021.

Kompol Ambarita juga mengatakan, setelah tak ada jawaban dari korban yang ditinggal dalam rumah kos-kosan, saksi pertama melihat rangkaian jilbab kuning yang terikat pada ventilasi udara.

"Saksi pertama yang merasa curiga korban gantung diri, berteriak minta tolong kepada Novika (rekan korban), saksi tiga (Aditia Zein) yang mendengar teriakan saksi pertama juga ikut menghampiri sumber suara," tambah Ambarita.

Ketiga saksi yang mulai mencurigai lokasi kain yang terikat ventilasi udara mendobrak pintu kamar korban bersama-sama.

"Ternyata memang, korban gantung diri menggunakan jilbab kuning dan dibantu oleh saksi meletakkan di atas kasur kemudian melaporkan kepada RT setempat, dan pihak RT melaporkan ke Polsek Tampan," pungkasnya.

Saat ini, jasad Ogi Febrianto sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun dugaan sementara korban meninggal lantaran cemburu dan gantung diri. (riauonline)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan