MENU TUTUP
Wabup Pelalawan Sidak,

Banyak Rumah Dinas Bersemak dan Tak Ditempati Kadis

Senin, 03 Mei 2021 | 12:22:12 WIB
Banyak Rumah Dinas Bersemak dan Tak Ditempati Kadis

PELALAWAN - Ketegasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mendorong pejabat setingkat Eselon II atau Kepala Dinas (Kadis) agar menetap dan tinggal di Pangkalan Kerinci, masih jauh panggang dari api.

Hal ini terungkap saat Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan H Nasarudin SH MH melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (3/5/2021) sekitar pukul 07.00 WIB ke sejumlah rumah dinas (Rumdis) yang sudah diperuntukkan bagi kepala dinas di lingkup Pemda Pelalawan.

Rumah dinas yang berada di komplek perkantoran Bhakti Praja itu dikunjungi dan didatangi satu per satu oleh Wabup Nasarudin. Dari puluhan Rumdis yang didatangi, hanya tiga Rumdis yang ditempati langsung oleh Kadis.

Ketiga Kadis yang menempati Rumdis itu adalah Rumdis Pariwisata dan Olahraga Andi Yuliandri, Rumdis Lingkungan Hidup Eko Novitra dan Rumdis Perkebunan Ecu Mazrun.

Selebihnya, puluhan Rumdis yang lain hanya ditempati oleh pegawai-pegawai honorer yang bekerja di Satker tempat bos mereka. Dalam Sidak ini Wabup Nasarudin menemukan sejumlah Rumdis tidak terawat. Misalnya, perkarangan Rumdis dibiarkan bersemak.

Wabup Nasarudin mengatakan, Sidak ini dilakukan untuk memastikan, imbauan dari Pemda Pelalawan apakah sudah berjalan atau belum. "Inikan sudah hampir satu bulan, tampaknya ketegasan pak bupati tak dipatuhi," katanya.

Ia meminta, kepada seluruh Kadis agar menempati Rumdis yang sudah disiapkan pemerintah tanpa terkecuali. "Meskipun Kadis yang lain sudah punya rumah di Pangkalan Kerinci, mari pindah ke Rumdis," harapnya. (ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan