MENU TUTUP

45 Rumah Warga Rohul Rusak Disapu Angin Puting Beliung

Senin, 05 Juli 2021 | 09:59:37 WIB
45 Rumah Warga Rohul Rusak Disapu Angin Puting Beliung

GENTAONLINE.COM - Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Pematang Berangan, Dusun Pasir Putih Timur Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Ahad (4/7/2021).

Angin puting beliung menyapu permukiman saat hujan mengguyur deras. Akibatnya, dilaporkan sementara 45 rumah rusak, terutama bagian genteng.

Salah satu rumah warga yang mengalami rusak parah adalah milik Sukirno. Ia menceritakan, angin puting beliung terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 17.30 WIB bersamaan dengan hujan deras.

"Tiba-tiba saja, atap berterbangan dan rumah saya depannya rubuh. Tapi syukur tidak ada keluarga saya yang luka karena tertimpa material," ujarnya.

Sukirno berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan berupa material bangunan, sehingga rumahnya bisa diperbaiki seperti semula.

Pasca kejadian Angin Puting beliung Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu langsung turun ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan kepada warga.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu H. Abdul Haris juga turun langsung meninjau kondisi warga dan kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung tersebut.

Sekda mengatakan, angin puting beliung menerjang dan menyebabkan sebuah tower di jalan Diponegoro (sebelum jembatan eks Polres Rohul) rusak. Selain itu banyak pohon di jalur hijau di seputaran jalan Lingkar tumbang dan lampu jalan juga rusak.

Angin juga menyebabkan sekitar 45 warga rumah di Dusun Pasir Putih Timur dan Dusun Keramat Apeh rusak. Bahkan, sebuah rumah milik Sukirno runtuh di bagian depan sehingga tidak bisa ditinggali lagi.

"Ada juga rumah bapak Nasution dan Marzuki tidak bisa ditempati. Mereka harus mengungsi ke rumah keluarga terdekat," cakap Sekda.

Selain rumah penduduk, angin puting beliung juga menerjang Pesantren Khalid Bingung Walid dan sebuah masjid di Dusun Keramat Apeh.

Listrik PLN juga mati dikarenakan adanya kabel listrik yang putus ditimpa seng atau kayu.

Sekda menyatakan, pihaknya sudah menugaskan kepada kepala desa RT dan RW mendata korban angin puting beliung ini untuk diusulkan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Dari data itu kita harapkan mengetahui berapa rumah yang rusak ringan, sedang dan berat. Sehingga pemerintah nantinya mengeluarkan status siaga darurat bencana sebagai dasar untuk membantu masyarakat yang menjadi korban angin puting beliung," ujar Sekda.

Tidak ada korban dalam kejadian angin puting beliung ini dan pemerintah masih menghitung kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian ini.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat