MENU TUTUP

Agung Nugroho Minta Sekolah Tidak Wajibkan Murid Baru Beli Seragam

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 08:44:26 WIB
Agung Nugroho Minta Sekolah Tidak Wajibkan Murid Baru Beli Seragam

GENTAONLINE.COM - Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho melarang sekolah mewajibkan pembelian seragam pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022.

Dikatakannya, ia sempat menerima aduan masyarakat yang tidak sanggup membayar uang seragam sekolah baru anaknya mencapai Rp1,5 juta.

"Beberapa hari lalu ada tiga orang ibu-ibu, dua di antaranya mengeluhkan kalau sekolah anaknya mewajibkan beli seragam sekolah Rp1,5 juta. Mereka kesulitan membayar itu," ujar Agung, Jumat, 1 Oktober 2021.

Agung menjelaskan, kondisi pandemi yang masih melanda sangat berpengaruh pada kemampuan ekonomi masyarakat. Ia mengatakan jika memang masih bisa mengurangi pengeluaran untuk biaya sekolah sebaiknya dikurangi.

Ia menyebut, jika memang bisa menggunakan seragam sekolah dari murid lain yang sudah lulus sebaiknya hal ini diperbolehkan sehingga tak membebani orangtua murid.

"Di kondisi ini sangat kesulitan untuk mengeluarkan uang Rp1,5 juta hanya untuk seragam. Kan masih bisa meminjam ke tetangga jangan diwajibkan,"ujar Agung.

Legislator Demokrat akan segera memanggil Dinas Pendidikan untuk meluruskan hal ini sebelum pembelajaran tatap muka diberlakukan efektif.

"Saya tegaskan tidak ada sekolah yang boleh mewajibkan atau bahkan sampai memaksa wali murid untuk membeli uang seragam. Tidak boleh. Kalau masih bisa pakai seragam kakaknya, atau bahkan tetangga, persilahkan saja," tegasnya.

Tak hanya seragam, ia juga meminta tidak ada kewajiban untuk membeli hal-hal lain seperti Lembar Kerja Siswa (LKS) maupun iuran non esensial kepada murid.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk melaporkan hal ini ke DPRD Riau khususnya komisi V jika menerima kewajiban pembelian hal-hal non esensial apalagi jika sampai menghambat urusan administrasi siswa.(roc)

 

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar