MENU TUTUP

MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, Pimpinan DPR: Biasanya Malah Dipertahankan Pak Jokowi

Jumat, 03 Desember 2021 | 08:40:05 WIB
MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, Pimpinan DPR: Biasanya Malah Dipertahankan Pak Jokowi

GENTAONLINE.COM - Pimpinan MPR RI disarankan duduk bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memperbaiki hubungan yang belakangan tengah renggang.

Kerenggangan terjadi lantaran Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad meminta Presiden Joko Widodo untuk memecat Sri Mulyani yang tidak kooperatif.

Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar menyarankan kepada pimpinan MPR untuk menempuh jalur dialog. Dengan jalur tersebut diyakini bisa ada solusi atas permasalahan yang ada.


Dikatakan Muhaimin, mendorong Presiden Jokowi mencopot seorang menteri adalah hal yang tidak produktif. Pasalnya, kata dia, melantik atau mencopot menteri adalah hak prerogatif Presiden Jokowi.

Justru, lanjut Wakil Ketua DPR RI ini, semakin didorong untuk dicopot, yang sering terjadi menteri yang bersangkutan akan dipertahankan oleh kepala negara.

"Kalau dengan cara minta diberhentikan segala macam, biasanya malah dipertahankan oleh Pak Jokowi, kan sia-sia," tandasnya.(rml)

 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat