MENU TUTUP

Kritik Terbuka, Bukti Hubungan Megawati dan Jokowi Tidak Baik-baik Saja

Selasa, 11 Januari 2022 | 08:23:38 WIB
Kritik Terbuka, Bukti Hubungan Megawati dan Jokowi Tidak Baik-baik Saja

GENTAONLINE.COM - Kritikan terbuka Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terhadap pemerintahan Joko Widodo mengindikasikan hubungan keduanya sedang tidak baik.

Megawati saat pidato di hari ulang tahun (HUT) ke 49 PDIP menyatakan keheranannya mengapa harga sembako melonjak. Mega juga mengaku geram karena Indonesia sangat bergantung pada impor Alkes.

Pengamat politik Iwel Sastra melihat, sebagai ketua umum PDIP yang mengusung Jokowi, Megawati pasti tidak asal bicara. Artinya, Megawtai memiliki data akurat terkait berbagai persoalan bangsa tersebut.


Kedua, kata Iwel, bisa jadi selama ini Megawati secara tertutup telah memberi masukan pada Jokowi tapi tidak diikuti.

"Namun merasa tidak didengarkan sehingga Megawati merasa perlu menyampaikan kritik secara terbuka," demikian analia Iwel , Selasa (11/1).

Meski demikian, apa yang disampaikan Mega merupakan hal wajar. Sebab, sebagai partai pendukung utama, Megawati harus mengingatkan pemerintah terkait berbagai masalah rakyat.

"Khususnya rakyat kecil (wong cilik). Terutama untuk masalah sembako Megawati sedang menunjukan keberpihakannya kepada rakyat kecil," pungkas Iwel.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan