MENU TUTUP

BUPATI HM WARDAN BUNGKAM SAAT DIKOMFIRMASI WARTAWAN MENGENAI PABRIK KELAPA SAWIT PT.ASI

Kamis, 16 Desember 2021 | 15:26:43 WIB
BUPATI HM WARDAN BUNGKAM SAAT DIKOMFIRMASI WARTAWAN MENGENAI PABRIK KELAPA SAWIT PT.ASI

Pekanbaru--(16/12/21) Pabrik  kelapa sawit PT Agro Sarimas Indonesia Diduga tak memiliki Kebun Inti sebagai salah satu persyaratan pengurusan izin pendirian Pabrik kelapa sawit (PKS) harus memiliki Perkebunan Inti untuk mencegah terjadinya pemenuhan bahan baku berupa tandan buah sawit  (TBS) dibeli berasal dari hasil pencurian (Illegal ). Hal ini disampaikan Superleni Ketua DPP LSM Pilar Bangsa, Senin (13/12/21).

Sesuwai peraturan Perunda Undang Tentang Perkebunan, PKS PT.Agro Sarimas Indonesia (ASI) di Kabupaten Indragiri Hilir semestinya harus memiliki Kebun Inti Kelapa Sawit yang Perizinannya berbentuk Hak Guna Usa ( HGU). Namun berdasarkan temuan,,Perusahaan tersebut tidak memilikinya dan Kami punya dasar untuk menyatakan itu', ujar Superleni.

Superleni mengatakan bahwa PT.ASI yang seharusnya terintegrasi dengan Perkebunan Inti Kelapa Sawit yang berizin. Namun berdasarkan Peta lahan Perkebunan Sawit PT ASI seluas 5.674,50 Ha di Kabupaten Indragiri Hilir, diperoleh informasi dari Peta kawasan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan (DLHK) Riau dimana lahan Perkebunan Sawit tersebut masih berstatus Kawasan Hutan dan belum ada Izin pelepasan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Terkait Izin Perkebunan Sawit PT ASI kepada Kepala Bidang Pengembangan dan Penyuluhan Dinas Perkebunan Riau, Sri Ambar Kusumawati mengatakan Dinas Perkebunan Riau tidak memiliki data Perizinan Perkebunan PT.ASI. beliau mengatakan hanya memiliki data PKS saja.

Terkait tudingan ini yang dilontarkan Ketua DPP LSM.Pikar Bangsa Superleni.Sangat disayangkan ketika Awak Media (Wartawan) Konfirmasi ke Bupati HM WARDAN selaku Kepala Daerah melalui WA nya 0812 7600....... Memilih bungkam ( tak ada jawaban sama sekali ).

" Kami akan meminta DPRD Riau untuk melakukan Rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Perusahaan,dan Dinas Terkait.Namun saat ini Anggota DPRD sekarang lagi Reses hingga akhir tahun", ujar Superleni.tutup( edy lelek tim)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak