MENU TUTUP

KPK Dampingi Bank Jateng Antisipasi Korupsi

Senin, 31 Januari 2022 | 08:41:44 WIB
KPK Dampingi Bank Jateng Antisipasi Korupsi

GENTAONLINE.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Bank Jateng yang aktif bekerjasama dalam pemberantasan tindak pidana rasuah. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan pelatihan sejak 2017 lalu kepada para karyawan untuk mengenali bentuk-bentuk korupsi dan cara menghindarinya.

 

"Pada intinya KPK ingin memastikan seluruh kegiatan Bank Jateng bersih dari korupsi," kata Direktur Wilayah III Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama dalam keterangan, Ahad (30/1).

KPK bersama PPATK melakukan sosialisasi Implementasi non cash transaction (NCT) Pemda dan Penerapan good corporate governence (GCG) di Kantor Pusat Bank Jateng Kota Semarang. Bahtiar mengatakan, edukasi tersebut menurutnya sangat penting sebab para karyawan Bank Jateng bekerja dalam bisnis yang rentan terjadi korupsi.

"Contoh misal pada saat mereka menilai anggunan kredit, mereka bisa membesarkan, di-mark up penilaiannya. Kedua pascapemberian kredit itu ada kick back, bahasanya ucapan terima kasih, seperti itu," katanya.

Menurutnya, bersihnya operasional Bank Jateng dari korupsi kemudian berpengaruh terhadap optimalnya pendapatan daerah. Dia mengatakan, tujuan pelatihan antikorupsi ini guna mengoptimalkan pendapatan daerah dimana Bank Jateng merupakan aset pemerintah yang memberikan devidennya pada pemilik sahamm yakni pemprov dan pemkab kota.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, kerja sama dengan KPK telah dilakukan oleh Pemprov Jateng sejak periode pertama dirinya menjabat. Dirinya ingin memastikan segala kegiatan baik di pemerintahan maupun badan usaha milik daerah (BUMD) bersih dari perilaku tindak pidana korupsi.

"Sejak awal itu kita sosialisasi gratifikasi itu apa, mana yang harus dilaporkan dan dikembalikan, agar semua tahu dan menghindari korupsi," katanya.

Ganjar mengatakan, kerja sama tersebut juga termasuk dengan Bank Jateng. Dia melanjutkan, KPK mengawal seluruh kegiatan Bank Jateng dari pengelolaan keuangan hingga pengelolaan dan pengembalian aset.

"Ya aset, ya piutang, kalau ada masalah kita konsultasikan treatment-nya bagaimana, seperti kredit macet Jakarta itu kita komunikasikan, akhirnya kita pecat oknumnya dan kita juga dukung proses hukumnya," katanya.(rep)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat