MENU TUTUP

Data BNN, Di Seluruh Indonesia Ada 8.691 Titik Rawan Narkoba

Jumat, 11 Februari 2022 | 08:11:03 WIB
Data BNN, Di Seluruh Indonesia Ada 8.691 Titik Rawan Narkoba

GENTAONLINE.COM - Di seluruh Indonesia ada 8.691 titik rawan narkoba yang masuk kategori waspada dan bahaya.


Data ini diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Petrus Golose, Kamis (10/2) saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat.

Kata Petrus, angka itu didapatkan setelah BNN melakukan pemetaan di seluruh pelosok negeri.


Diungkapkan Petrus, ada 3 provinsi di Indonesia yang tertinggi memiliki kawasan rawan peredaran narkoba.

Beberapa kawasan itu diantaranya: Sumatera Utara (1.291 kawasan), Jawa Timur 1.182 kawasan dan Lampung dengan 903 kawasan

Di hadapan mahasiswa Universitas Negeri Padang itu, Petrus kemudian memaparkan berbagai pendekatan dalam upaya memberantas narkoba.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan