MENU TUTUP

Kerugian PAD Kota Pekanbaru Dari Reklame Ilegal Capai Rp 2,7 Miliar

Sabtu, 12 Maret 2022 | 09:44:10 WIB
Kerugian PAD Kota Pekanbaru Dari Reklame Ilegal Capai Rp 2,7 Miliar

GENTAONLINE.COM - Terdapat 151 tiang reklame ilegal masih berdiri di Kota Pekanbaru. 126 di antaranya tidak berizin dan tidak membayar pajak. Keberadaan tiang reklame ilegal di kota ini tidak berkontribusi untuk pendapatan daerah.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru memperkirakan kerugian pendapatan daerah akibat tiang reklame nyaris mencapai Rp 2,7 miliar dalam setahun.

 
"Seperti yang terdata kemarin, kalau misalnya mereka tidak bayar pajak serta retribusi lainnya, kerugiannya sekitar Rp 2,7 miliar lebih dalam setahun," terang Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Jumat 11 Maret 2022.

Ratusan tiang reklame ilegal tersebut menyebar di enam ruas jalan utama Kota Pekanbaru. Titiknya menyebar di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Arifin Achmad hingga Jalan Hangtuah.

Ia menyebut, tim penertiban segera menertibkan tiang reklame ilegal. Selain reklame, mereka juga bakal membongkar dua bando reklame yang masih melintang di ruas jalan.

Tiang reklame ilegal ini nantinya akan menjadi aset pemerintah kota. Pemerintah kota akan melakukan pelelangan melalui KPKNL sehingga hasil lelang masuk kependapatan lain-lain daerah yang sah.

Zulhelmi menuturkan, tiang reklame ini dibagi dalam empat kategori. Pertama, adalah tiang reklame yang memiliki izin dan membayar pajak. Kedua, tiang reklame yang memiliki izin dan tidak bayar pajak.

Ketiga, tiang reklame tidak memiliki izin dan membayar pajak. Keempat tidak berizin dan tidak bayar pajak.

Dirinya berharap dengan penertiban reklame ilegal, Kota Pekanbaru bisa menjadi lebih indah. "Jadi, tujuan utama penertiban reklame ilegal ini supaya kota menjadi indah dan bersih dari sampah-sampah visual," imbuhnya.(roc)

 

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat