MENU TUTUP

Arya Sinulingga : Harusnya Orang-orang Kaya Malu Pakai Pertalite

Rabu, 16 Maret 2022 | 09:01:30 WIB
Arya Sinulingga : Harusnya Orang-orang Kaya Malu Pakai Pertalite

GENTAAONLINE.COM - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan, pengendara mobil mewah seharusnya tidak memakai Pertalite dan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mobil mewah seharusnya jangan disubsidi.

"Harusnya orang-orang kaya malu pakai Pertalite, memang yang namanya BBM untuk orang kaya atau mobil mewah itu harusnya jangan disubsidi," ujarnya, Selasa (15/3/2022).

Tapi di sisi lain, kata Arya, seharusnya memang harga BBM yang untuk mobil mewah atau BBM nonsubsidi mengikuti harga pasar. 

"Kita berharap sebenarnya harga BBM yang dipakai oleh mobil-mobil mewah itu mengikuti naik turunnya harga pasar yang ada," tambahnya.

Selain itu, dia berharap ada kesadaran bagi pengendara mobil mewah agar menggunakan BBM nonsubsidi dan bersiap-siap juga supaya selalu mengikuti harga pasar untuk energinya. 

"Jumlah BBM subsidi tidak banyak, kita doronglah mereka (pengendara mobil mewah) untuk memakai BBM nonsubsidi. Jangan membebani rakyat yang kurang mampu dengan mobil mewahnya," ucap Arya. (rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat