MENU TUTUP

Ramadhan korban tewas setelah di tembak satu kali dibagian dada kiri di depan gudang pusri dumai

Kamis, 24 Maret 2022 | 18:15:01 WIB
Ramadhan korban tewas setelah di tembak satu kali dibagian dada kiri di depan gudang pusri dumai TKP Kejadian

DUMAI— Korban Ramadan Nasution (21) warga Gg. Assalam, Bagan Besar tewas setelah ditembak dengan senjata yang diduga senapan sebanyak satu kali dibagian dada sebelah kiri, oleh orang tidak dikenal (OTK) di Gg. Cempaka, Kelurahaan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur, pada Selasa (22/3/2022) kira-kira pukul 13.15 WIB.

Peristiwa penembakan terhadap korban Romadon, warga Kelurahaan Bagan Besar, Bukit Kapur dibenarkan oleh Kapolres Dumai, AKBP Muhammad Kholid, melalui Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi membenarkan peristiwa diduga penembakan dengan senapan yang belum diketahui jenisnya.
"Benar ada kejadian diduga penembakan terhadap warga Assalam Kel. Bagan Besar yang tewas ditempat pada Selasa (22/03/2022) pukul  13.15 WIB,"katanya, Rabu (23/03/2022).

Untuk kronologis kejadian tersebut, Pada hari Selasa (22/03) sekitar pukul 12.02 WIB, pelapor (RN) menerima telpon dari korban di tembak satu kali dibagian dada kiri di depan gudang pusri, kemudian pelapor bergegas menuju lokasi. Sesampainya di lokasi pelapor tidak melihat korban, kemudian pelapor berinisiatif mencari korban di rumah saksi, sesampainya di rumah saksi, pelapor masih sempat melihat korban dengan keadaan sehat dan tidak ada luka tembakan, bahkan sempat bercerita perihal kejadian awal," tambahnya.
"Pelapor sempat bertanya kepada korban apa yang terjadi, korban sempat menceritakan bahwa pada saat korban pulang kerja bersama saksi, ada mobil sedang berhenti dan membuka pintu bagian supir lalu mengenai sepeda motor korban," jelasnya.
Pada saat itu korban di pukul oleh orang tidak di kenal tersebut dan berujung cekcok. Pada saat cekcok tersebut orang tidak dikenal kembali ke mobil dan mengambil senapan (belum diketahui jeninya) dari dalam mobilnya kemudian korban lari menuju rumah saksi.
"Pada saat pelapor sedang berbincang mengenai

 permasalahan tersebut yang semula pihak korban akan melaporkan kejadian ke Polsek Bukit Kapur namun tiba-tiba ada suara tembakan sebanyak 1 kali," terangnya.
AKP Aris mengaku, karena pelapor tidak menemui orang yang mencurigakan di daerah sumber tembakan tersebut, pelapor menyusul ke Puskesmas Bagan Besar, sesampainya disana korban tidak bernyawa lagi.
"Kami sudah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku," pungkasnya.
Terkait hasil otopsi atau proyektil yang ditemukan Kasat mengaku masih dalam penyelidikan. tutup ( edy lelek tim)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat