MENU TUTUP

Dandim Kampar : Perkumpulan Kampie Sekawan

Kamis, 30 Januari 2020 | 13:34:12 WIB
Dandim Kampar : Perkumpulan Kampie Sekawan Kunjungan ke PKS milik Pemda Kampar

GENTAONLINECOM- Dandim Kampar, Letkol Adil Amin kembali membuat sensasi di Kampar,  beberapa waktu yang lalu sempat heboh dengan istilah kampie yang viral dari pernyataan pribadinya.

Kali ini Dandim Kembali melakukan pencitraan yakni turun sidak ke PKS milik Pemda Kampar. 

Tak jelas siapa yang dikesalkan oleh Dandim hingga mengeluarkan istilah " Perkumpulan Kampie Sekawan" melalui laman facebooknya.

"PKS= Pabrik Kelapa Sawit ini pernah membuat aku terkagum kagum. Sekarang sudah tidak lagi..Ntah la...Akhir Akhir ni aja..tenyata PKS (Perkumpulan Kampie Sekawan) " tulis akun FB Ocu Aidil dengan foto profil dirinya degan baju TNI.

Lucunya tak jelas apa kepentingan sidak itu dilakukan sang Dandim. 

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Pemda ataupun pihak terkait apa maksud dan tujuan kunjungan Dandim ke lokasi PKS. (redaksi) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar