MENU TUTUP

Kejar Aset Obligor BLBI, Mahfud: Satgas Sudah Sita Rp 19 Triliun

Sabtu, 02 April 2022 | 09:04:53 WIB
Kejar Aset Obligor BLBI, Mahfud: Satgas Sudah Sita Rp 19 Triliun

GENTAONLINE.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan, sejak dibentuk hingga kini, Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) telah berhasil menyita sejumlah aset. Dia menyebut, nilainya melebihi Rp 19 Triliun.

 

"Sampai saat ini, Satgas BLBI sudah berhasil menyita aset tanah sebesar 19.988.942,35 meter persegi yang kalau dinilai dengan uang seluruhnya dengan perhitungan konservatif dengan hitungan rata-rata sebesar 19.134.633.815.293 rupiah," kata Mahfud dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (1/4).

Mahfud pun menegaskan, Satgas akan terus fokus mengembalikan hak negara serta terus mengejar aset obligor dan debitur BLBI. Hal ini Mahfud sampaikan menanggapi penyitaan atas barang jaminan milik obligor Agus Anwar berupa tanah seluas kurang lebih 340 hektare di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor atau dikenal dengan aset PT Bumisuri Adilestari, pada Kamis (31/3).

Mahfud mengaku tak mau ambil pusing dengan perdebatan terkait kasus BLBI. Menurut dia, apa yang dilakukan dirinya bersama Satgas BLBI adalah demi kepentingan rakyat.

Ia menilai, aset BLBI adalah kekayaan negara yang harus diselamatkan. "Silahkan yang mau berdebat, ada yang tidak puas kenapa ditarik, ada yang mau ke pengadilan, silahkan. Pokoknya kami sita dulu, anda silahkan berdebat. BLBI itu adalah kekayaan negara untuk rakyat."(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan