MENU TUTUP

Rocky Gerung: Orang Melihat Ade Armando Bukan Lagi Dosen, Tapi Seorang Buzzer Istana

Kamis, 14 April 2022 | 08:42:51 WIB
Rocky Gerung: Orang Melihat Ade Armando Bukan Lagi Dosen, Tapi Seorang Buzzer Istana

GENTAONLINE.COM - Pengeroyokan terhadap Ade Armando disinyalir karena pengetahuan publik yang mengenal dirinya sebagai seorang buzzer.

Begitu analisis aktivis politik Rocky Gerung, yang disampaikan melalui kanal YouTube pribadinya pada Rabu (13/4).

Rocky tak bisa memungkiri latar belakang Ade Armando yang juga sebagai dosen di FISIP Universitas Indonesia (UI), dan datang ke DPR dengan mengaku ingin memantau jalannya aksi mahasiswa lantaran dia juga menolak jabatan presiden menjadi 3 periode.

"Ade datang kesitu tentunya seide dengan mahasiswa yang menolak 3 periode. Tapi yang tidak dianalisis adalah, kapasitas Ade Armando tidak lagi dilihat dengan kacamata yang akademis, bahwa Ade adalah seorang dosen," ujar Rocky.

"Tapi yang tercipta adalah Ade seorang influencer, buzzer. Jadi itu sebetulnya dasarnya, sehingga terjadi kekerasan," sambungnya.

Menurut Rocky, jika selama ini Ade Armando tidak begitu dikenal sebagai seorang buzzer atau penggumam yang memihak kepada rezim Jokowi, maka orang akan menganggapnya sebagai lawan berdebat saja.

"Tapi bagi publik yang mengalami semacam, sebut saja demagogue selama ini, buzzer adalah penjilat, pengabdi istana yang berusaha untuk memanipulasi data dan fakta," tuturnya.

Meski begitu, Rocky menyayangkan adanya tindak kekerasan terhadap Ade Armando di tengah-tengah aksi mahasiswa di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (11/4), oleh orang yang belum diketahui identitasnya hingga sekarang ini.

"Tentu kita tidak menghendaki itu ya. Dan Demokrasi melarang itu, dan mahasiswa tau prinsip itu. Karena itu mereka yang selalu menunjukkan sikap matang sebetulnya," kata Rocky.

"Jadi kalau terjadi kekerasan semacam itu maka reaksi pertama itu pasti bukan mahasiwa," tandasnya.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar