MENU TUTUP

Kekecewaan Pemilih Islam terhadap Prabowo Sulit Disembuhkan, Pengamat: Mereka Sudah Tutup Buku

Senin, 09 Mei 2022 | 12:06:54 WIB
Kekecewaan Pemilih Islam terhadap Prabowo Sulit Disembuhkan, Pengamat: Mereka Sudah Tutup Buku

GENTAONLINE.COM - Manuver politik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan melakukan silaturahmi lebaran ke sejumlah tokoh Islam di Indonesia tak cukup untuk mengubah hati para pemilih dari kalangan Islam.


Pasalnya, mereka sudah kadung kecewa dengan putusan Prabowo yang memilih gabung ke koalisi usai Pemilu 2019.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga berpendapat, cara Prabowo Subianto menggaet kembali pemilih dari kalangan umat Islam dengan sowan kepada para ulama tidak akan mengubah pendirian para pemilih Islam yang terlanjur kecewa.


Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menilai, Prabowo hanya sebatas kenangan manis masa lalu bagi para pemilih Islam. Mereka kecewa lantaran mantan Danjen Kopassus itu telah berpaling dengan memilih Jokowi sebagai atasannya di pemerintahan dan tidak menetap sebagai oposisi.


"Mereka tampaknya sudah berpaling dari Prabowo. Bagi mereka, Prabowo hanya dinilai sebagai bagian masa lalu. Mereka sudah tutup buku terhadap Prabòwo,” tutupnya.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat