MENU TUTUP

Paska Razia Gabungan, Sudah 2 Minggu Istirahat, Pengusaha Galian C Keluhkan Tak Ada Duit Masuk dan Nasib Masyarakat

Ahad, 05 Maret 2023 | 22:57:17 WIB
Paska Razia Gabungan, Sudah 2 Minggu Istirahat, Pengusaha Galian C Keluhkan Tak Ada Duit Masuk dan Nasib Masyarakat

GENTAONLINE.COM-Sudah dua minggu, paska razia gabungan yang dilakukan aparat Polres Kampar dan Kodim Kampar dalam hal penertiban pertambangan ilegal, pengusaha galian C di wilayah hukum Tambang curhat tentang nasib masyarakat.

Disampaikan Sony, salah satu pengusaha galian C ilegal yang ramai diberitakan, sebagian besar pekerja di lokasi galian C ilegal tersebut adalah masyarakat lokal/tempatan. Baik pekerja di lapangan, maupun supir-supir angkutan nya. "Jujur, tentu ini hal yang dilematis. Disatu sisi niat kami membantu warga yang susah, yang tak ada kerja jadi bisa kerja. Setidaknya mengurangi pengangguran lah" ungkap Sony, saat berdiskusi dengan ninik mamak dan rekan-rekan LSM di KonDjie Coffee Jl. Arifin Ahmad, belum lama ini.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Ketua LSM Labraki Riau, Ketua Kopari, Ketua Young Muslim Internasional, perwakilan ninik mamak Tambang dan rekan-rekan pengusaha galian C itu, Sony mengatakan dengan macetnya usaha galian C sekarang, berimbas juga ke masyarakat tempatan yang sebagian bergantung hidup disitu. "Kalau situasi sekarang ini berlanjut (usaha galian C tidak jalan-red) tentu mereka libur kerjanya, tak ada penghasilan. Kami-kami pelaku usaha inipun jadi tak ada pemasukan. Bingung semua" tuturnya.

"Topek du, kojap le puaso, ughang kan boli baju rayo" imbuh pengusaha galian C lainnya nyeletuk.

Menanggapi hal itu, Ketua Young Muslim Internasional Yogi M. Ikbal mengatakan salah satu solusinya ialah dengan mengurus izin pertambangan bagi yang belum ada izin.

"Dan melengkapi persyaratan yang belum cukup/belum sesuai dengan aturan Undang-undang dan SOP yang berlaku. Agar penambang galian C, pasir dan kerikil nyaman dan lancar dalam menjalankan usaha" ujarnya saat berbincang Sabtu sore (4/3) di Pekanbaru. (TIM)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan