MENU TUTUP
AJ Diduga Spesialis Demo Bayaran

Orator Bayaran Minta Mandagri Tidak Memperpanjang Masa Jabatan PJ Bupati Kampar Kamsol

Selasa, 21 Maret 2023 | 20:17:35 WIB
Orator Bayaran Minta Mandagri Tidak Memperpanjang Masa Jabatan PJ Bupati Kampar Kamsol Ali Junjung (lingkaran merah)

BANGKINANG - Korlap diduga bayaran Ali Junung non putra Kampar memimpin orasi dari kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kampar (AMK) lakukan aksi damai didepan Rumah Dinas Bupati Kampar Jl.M Yamin Bangkinang kota, Selasa (21/3/2023).

Ali Junjung menuntut kepada Presiden dan Mendagri melalui Gubernur Riau agar tidak menperpanjang SK Bupati Kampar Kamsol yang berakhir pada bulan Mei mendatang.

Selain itu, Ali Junjung juga menyebarkan fitnah bahwa tingginya angka kemiskinan ekstrem di Kampar di era Kamsol, gagalnya program ketahanan pangan yang hanya janji manis, juga memfitnah adanya jual beli jabatan di Kampar dan meminta kepada Penegak Hukum agar peduli dan mengusut tuntas pelakunya, serta diduga merusak tatanan di Kampar dan tuntutan lainnya.

Orang luar Kampar ini mengatakan bahwa dirinya tidak menginginkan lagi SK Pj Bupati Kampar tidak diperpanjang Mendagri lagi padahal dirinya bukan pribumi Kampar.

"Kami hadir di Rumah Dinas Bupati ini dengan tuntutan meminta kepada Mendagri agar tidak memperpanjang SK Pj Bupati Kampar Kamsol, karena dia diduga telah merusak tatanan masyarakat kami dengan mengadu anak kemanakan," ujar Ali.

Lanjut Ali, mereka juga meminta kepada Presiden, mendagri khususnya Gubri untuk menonaktifkan jabatan lama Kamsol sebagai Kadisdik Riau yang sekarang masih Plt agar segera di definitifkan.

Hal senada diungkapkan pendukung Yusri bung IW alias Colak yang menegaskan jikalau tuntutan mereka tidak dipenuhi anak kemanakan di negeri Kampar ini akan baku hantam sesama.

"Selama ini di Kabupaten Kampar jelang bulan suci  Ramdhan tidak pernah ada demo dan kami tidak pernah menolak siapapun yang dikirim Mendagri ke sini," tegasnya.

Jikalau tuntutan mereka tidak dipenuhi AMK akan melakukan aksi di Gubernuran hingga ke Kemendagri.

Disisi lain Pj Bupati Kampar Kamsol saat dihubungi melalui selulernya menyampaikan, mengenai kinerjanya biarlah masyarakat Kabupaten Kampar yang menilai serta Mendagri tentu sudah mempunyai penilaian tersendiri.

'Mengenai kinerja saya biarlah masyarakat yang menilai dan Kemendagri juga mempunyai penilaian tersendiri," kata Kamsol.

Terkait dugaan jual beli jabatan yang dituding para pengunjuk rasa, Kamsol membantah prihal tersebut. Dia menegaskan seleksi yang dilakukan sudah sesuai aturan.

"Saya tidak pernah melajukan hal itu dan seleksi kemarin sudah betul - betul dilakukan, jabatan mana yang saya jual belikan dan silahkan tanya sama OPD yang ada," ucapnya.

Kamsol juga membantah telah mengadu domba anak kemanakan dan merusak tatanan di Kampar.

"Saya merangkul semua masyarakat apalagi anak kemanakan dan Ninik Mamak, saya menguatkan "Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sejoghangan"," pungkasnya.

Komando Inti PP Kampar minta semua pihak menahan diri dan Jagan terpancing oleh isu menyudutkan pemimpin Kampar.

“Kita harus saling menghormati, kami minta Ali J membuktikan omongan adanya suap jabatan dikampar, jika tidak kami akan melaporkan penyebaran berita fitnah”kata J anggota Koti PP Kampar.(*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar