MENU TUTUP

Kader Gerakan Jalan Lurus (GJL) Harus Berani Mengungkap Kasus Mafia Tanah dan Pertambangan Ilegal.

Jumat, 21 April 2023 | 14:25:39 WIB
Kader Gerakan Jalan Lurus (GJL) Harus Berani Mengungkap Kasus Mafia Tanah dan Pertambangan Ilegal.

Gentaonline.com. Pekanbaru. 
Setelah melakukan pertemuan dengan Korwil Sumatera, DPN Gerakan Gerakan Lurus (GJL) Jansen Leo Siagian, calon pengurus GJL Riau diminta untuk fokus dan serius pada pengungkapan kasus sengketa pertanahan, yang di Riau tercantum sebagai rangking I kasus mafia tanahnya.

Pada kesempatan temu ramah dengan calon ketua di kepengurusan GJL Prov Riau, Yogi Muhammad Iqbal, Bang Leo memberi arahan agar selalu menggunakan nalar dan kemampuannya untuk menganalisa berbagai kasus pertanahan dan harus juga berkolaborasi atau merangkul semua unsur pengurus dari organisasi lainnya, karena sindikat mafia tanah itu juga punya jaringan yang sangat luas.

Khusus untuk calon Kabid Pemberantasan Mafia Tanah, bung Kennedy Santosa juga disarankan untuk tetap gigih membongkar kasus sengketa pertanahan dan juga yang terkait dengan pertambangan Galian C yang banyak ilegal, telah merusak lingkungan dan merugikan pemerintah dengan adanya kasus pengemplangan pajak.

Dalam pertemuan itu, Calon Kabid PMT GJL DPW Prov Riau, menyadari bahwa masalah mafia pertanahan di Riau menduduki peringkat I di Indonesia. Dan kepada Korwil Sumatera DPN GJL, dijelaskan sering terjadi ada backing2an oleh Oknum Kapolda Riau. Orang tersebut berinisial ALG yang merupakan adik dari Irjen.Pol M Iqbal. Informasi ini diperoleh dari sumber orang dalam aparat penegak hukum yang dapat dipercaya, narasumber tidak bersedia dicantumkan. 

Terkait informasi tersebut team wartawan Genta online.com mengkonfirmasi kepada Pengisaha galian C berinisial S dan Konfirmasi juga disampaikan via WhatsApp kepada Kapolda Riau Irjen. Pol. M. Iqbal, S.IK., M.H, tertanggal 09 April 2023. Pukul 18.22 wib. Namun sampai berita ini diterbitkan tidak ada jawaban. 

Di dalam masalah tambang Galian C illegal tersebut juga ada peran dari Oknum Aparat Penegak Hukum yang jadi becking dan ada juga jadi pemilik dan pengelola tambang illegal itu di Riau. Mendengar informasi itu, Bang Leo jadi naik tensi, dan meminta kepada Calon Pengurus GJL Riau nanti nya agar membuat surat laporan resmi kepada Menko.Polhukam RI, dengan tembusan kpd KASAD TNI,. KAPOLRI. Serta Menteri terkait.

Setelah dilayangkan surat resmi ke Menko Polhukam, nanti kami dari DPN GJL akan mengawal proses tindak lanjutnya. Bang Leo Siagian juga minta agar Kapolda Riau jangan bermain-main dengan masalah tanah dan perusakan lingkungan di Provinsi Riau. Karena kerusakan itu akan ditanggung dan dirasakan langsung oleh warga masyarakat bukan pihak Aparat Penegak Hukum", tutup Calon Kabid Pemberantasan Mafia Tanah, GJL DPW Prov. Riau, Kennedy Santosa yang disapa Edi Lelek itu.--*

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan