MENU TUTUP

Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Provinsi Riau Diminta Segera Periksa SP2D Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru

Senin, 22 Mei 2023 | 15:38:00 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Provinsi Riau Diminta Segera Periksa SP2D Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru

Gentaonline.com -- Pekanbaru.

Terkait terbitnya pemberitaan di media online lainnya. Atas sanggahan terhadap pemberitaan di media gentaonline.com yang berjudul "dugaan pembelian bus fiktif di Dishub Pekanbaru". PIMRED MEDIA gentaonline.com siap pasang badan untuk kebenaran pemberitaan tersebut. 

Sebuah sanggahan yang tidak tepat pada posisinya. Seharusnya kepala Dinas Perhubungan. Bapak Yuliarso bisa menjawab konfirmasi untuk naik pemberitaan sanggahan di gentaonline.com. Karena team media gentaonline.com telah mengantongi data mulai dari RKA sampai SP2D. Sebut Kennedy Santosa. Selaku PIMRED MEDIA gentaonline.com.

Terkait data temuan tersebut sebaiknya oknum wartawan media lain jangan mengganggu tugas dan fungsi kebebasan pers. Kalau pihak Dishub Pekanbaru merasa keberatan dengan pemberitaan media gentaonline.com silahkan siapakan hak jawabannya ke media kami bukan ke media lain. Ungakap Kennedy Santosa. 

Pada kasus ini banyak lagi kejanggalan penggunaan anggaran di Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, yang belum kami naikkan pemberitaannya diantaranya anggaran Penerangan Jalan Umum, anggaran Urusan Pemerintahan Bidang Komunikasi dan Informatika. Tapi kita fokus pada penyediaan armada angkutan umum. Dalam hal ini juga sudah saya Konfirmasi langsung ke No WhatsApp Kepala Dinas Perhubungan. 

Disamping itu team media gentaonline.com juga sudah menginformasikan berita ini ke anggota DPRD Kota Pekanbaru, Yakni Ida Golkar, Sigit Demokrat, Yaser PKS, Mulyadi PKS, Zainal Gerindra. Roni Paslah PAN. Alhamdulillah di respon oleh salah satu anggota dewan tersebut dan mengatakan itu wewenang komisi IV yang membidangi DISHUB Kota Pekanbaru. 

Dalam RAK tahun anggaran 2022 tercantum Pengajuan Penyedian Angkutan Umum Untuk Jasa Angkutan Orang dan atau Barang Antar Kota Dalam 1 ( Satu ) Daerah Kabupaten Kota. Dengan Nilai Rp. 14.110.951.684. Tapi dalam SP2D Malah Naik Menjadi Rp. 33.771.236.196. Dari angka pengajuan yang naik hampir 19 Milyar lebih. Mana Bus yang dimaksudkan, Ungkap Kennedy Santosa. Inspektorat Kota dan Provinsi Riau harus memerikasa Kadis Perhubungan Kota Pekanbaru. 

Kami mengharapan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Provinsi Riau Periksa dugaan penyelewengan anggaran di Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Serta Memeriksa Juga Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Khususnya Komisi IV yang mengesahkan anggaran tersebut dalam Sidang Paripurna Kota Pekanbaru tahun anggaran 2022. Tutup Kennedy Santosa. 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar