MENU TUTUP

Kesyirikan Orang Jahiliyah yang Mengagung-agungkan Bintang

Selasa, 05 September 2023 | 13:24:52 WIB
Kesyirikan Orang Jahiliyah yang Mengagung-agungkan Bintang

GENTAONLINE. COM - Sejak dulu orang-orang jahiliyah ada yang meyakini bahwa bintang-bintang atau benda langit itu bisa mendatangkan hujan. Hingga mereka pun mengagung-agungkan bintang tersebut, menamainya misalnya dengan nama dewa hujan dan lainnya, membuat patungnya, bahkan karena itu mereka pun lantas menyembahnya.

 

Mereka meyakini bintang-bintang itulah yang menyuburkan tanaman dan pertanian mereka, mereka percaya karena bintang-bintang itulah sehingga tidak terjadi kemarau dan sebagainya. Sejatinya itu merupakan kesyirikan atau perbuatan menyekutukan Allah Subahanahu wa Ta'ala.

Maka hanya karena izin dan kuasa Allah, maka hujan turun dari langit. Dan hanya karena izin dan kuasa Allah, pertanian yang tersiram air hujan menjadi tumbuh subur.

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab at Targib wat Tarhib menuliskan sebuah hadits nabi Muhammad ?:

Dari Zaid bin Kholid Al Juhany radiyallahu anhu, sesungguhnya nabi Muhammad ? bersabda pada subuh sesudahnya terjadinya hujan di waktu malam: Tahukah kalian semua apa yang difirmankan Tuhanmu? Sahabat menjawab: Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Nabi bersabda: Allah berfirman, pagi ini di antara hamba-hambaKu ada yang tetap iman padaKu tapi ada pula yang kafir. Maka orang yang berkata, kita diberi hujan karena anugerah dan rahmat Allah, maka orang yang punya keyakinan itu adalah orang-orang yang beriman kepadaKu dan kafir pada bintang-bintang (orang beriman menolak mempercayai terjadinya hujan itu karena bintang). Dan adapun orang yang berucap, kita telah diberi hujan karena bintang ini dan itu, maka orang itu telah kafir kepada Allah dan meyakini pada bintang-bintang.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat