MENU TUTUP

Afrizal Sintong Berpotensi Melawan Kotak Kosong atau Melawan Pasangan 'Kartu Mati'

Ahad, 23 Juni 2024 | 09:47:23 WIB
Afrizal Sintong Berpotensi Melawan Kotak Kosong atau Melawan Pasangan 'Kartu Mati'

GENTAONLINECOM--Meksipun tahapan pencalonan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak tahun 2024 baru dimulai bulan agustus nanti, namun Partai-partai telah melakukan penjaringan dan konsolidasi bahkan penetapan terhadap Calon Gubernur dan Bupati/Walikota se Indonesia.

Termasuk halnya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), para bakal calon telah berusaha untuk memperoleh dukungan agar di usung dalam Pilkada yang akan digelar sejak Agustus hingga November mendatang. Mensinyalir hal tersebut, Zunnur Roin berpendapat positif atas tren elektabilitas Afrizal Sintong yang memastikan maju untuk periode keduanya. 

Aktivis sosial-politik kelahiran  Tanjung Medan Rohil itu mengatakan head to head Calon kuat versus kotak kosong merupakan hal yang di atur oleh regulasi Pemilu, ketika syarat-syarat politiknya terpenuhi, termasuk halnya jika dalam masa penetapan calon hanya satu pasangan calon yang memenuhi syarat formil dan materil pencalonan.

“Kotak Kosong dalam mekanisme Pilkada di atur oleh UU Pemilu, diantaranya ketika hanya satu pasangan calon yang memenuhi syarat sebagai Calon Kepala Daerah. Secara politik, pemicunya ketika mayoritas Partai lebih percaya diri mengusung calon terbaik, atau tidak ada satupun bakal calon yang percaya diri untuk melawan calon yang di anggap kuat, dan yang paling mungkin ketika hanya satu pasangan calon yang mampu meyakinkan mayoritas Partai” Pungkas mantan Sekretaris Jenderal PB HMI ini.

Zunnur melanjutkan bahwa keberhasilan Afrizal dalam menghadapi dinamika politik dan tekad kepemimpinan kerakyatannya pada periode pertama bukanlah energi politik yang biasa. Menurutnya, hal tersebut memicu potensi terjadinya fakta politik baru dalam dinamika politik rohil.

“Secara objektif saya berpendapa, Pak Epi (Afrizal Sintong) memiliki energi yang lebih dari cukup untuk berkontestasi di Pilkada nanti, lebih-lebih kebuntuan-kebuntuan mengurus daerah perlahan mampu beliau jawab di periode ini, beliau hanya perlu waktu hingga 2029 dengan tim politik dan pemerintahan yang lebih kuat, untuk membawa Rohil bertumbuh dan bertambah maju”, Tambahnya.

Zunnur yang merupakan penggiat gerakan Politik Ganti Bupati pada pilkada Rohil tahun 2020 ini menambahkan, jika kekuatan konsolidasi  politik Afrizal Sintong berjalan baik, Afrizal berpotensi melawan kotak kosong atau para rivalnya yang berhasil mencalon di ibaratkan “Kartu Mati”. 

“Kalau gagasan 2 periode ini dikemas dengan baik, bukan tidak mungkin pak epi akan melawan kotak kosong atau lawan-lawannya umpama kartu mati, ada tapi tidak berdaya”, Tutupnya.(*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat