MENU TUTUP

Kasad Pimpin Sertijab Delapan Jabatan Strategis di TNI AD, Fokus Peningkatan Profesionalisme dan Sinergi

Selasa, 31 Desember 2024 | 10:32:42 WIB
Kasad Pimpin Sertijab Delapan Jabatan Strategis di TNI AD, Fokus Peningkatan Profesionalisme dan Sinergi Sertijab ini menjadi langkah penting dalam proses penyegaran organisasi dan memperkuat kesiapan TNI AD menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

JAKARTA, GENTAONLINECO.ID. – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin upacara serah terima delapan jabatan strategis di TNI AD, yang digelar di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Senin (30/12/2024). Sertijab ini menjadi langkah penting dalam proses penyegaran organisasi dan memperkuat kesiapan TNI AD menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah elemen vital untuk menjaga profesionalisme dan meningkatkan efektivitas organisasi. "Sertijab ini bukan hanya pergantian pejabat, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat sinergi, inovasi, dan dedikasi dalam mendukung tugas pokok TNI AD sebagai penjaga kedaulatan dan keamanan bangsa," ujar Kasad.

Jabatan strategis yang diserahterimakan mencakup posisi Komandan Kodiklatad, yang beralih dari Letjen TNI Widi Prasetijono kepada Letjen TNI Mohammad Hasan, S.H., M.H. Selain itu, jabatan Panglima Kostrad berpindah dari Letjen TNI Mohammad Hasan kepada Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT. Pangdam VI/Mulawarman, Pangdam XII/Tanjungpura, dan beberapa Pangdam lainnya juga mengalami serah terima jabatan. Di antaranya, Pangdam VI/Mulawarman diserahterimakan dari Letjen TNI Tri Budi Utomo kepada Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, sementara Pangdam XII/Tanjungpura berpindah dari Mayjen TNI Iwan Setiawan kepada Mayjen TNI Jamallulael.

Selain itu, di sektor Lembaga Pendidikan, jabatan Komandan Secapaad diserahkan dari Mayjen TNI Windiyatno kepada Brigjen TNI Sachono, S.H., M.Si., M.Tr(Han). Sementara itu, jabatan Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) juga berpindah dari Brigjen TNI Dian Hardiana kepada Brigjen TNI Ardian Triwarsana.

Kasad memberikan apresiasi kepada pejabat lama yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan mengingatkan pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan tantangan baru yang ada. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Selama tahun 2024, TNI AD telah mencatatkan sejumlah pencapaian signifikan, termasuk pembangunan dan renovasi rumah dinas prajurit serta pengadaan kendaraan operasional satuan. Kasad mengungkapkan bahwa ke depan, fokus akan lebih diarahkan pada pembangunan infrastruktur satuan dan peningkatan kondisi alat utama sistem senjata (alutsista) guna memperkuat kesiapan operasional.

Selain itu, Kasad juga mengumumkan rencana TNI AD untuk memberangkatkan sekitar 300 personel untuk menjalankan ibadah umroh pada tahun 2025, sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual prajurit, untuk mendukung kesejahteraan mereka secara holistik. (Wagimin)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan