MENU TUTUP

Dugaan KKN Dana BOS 2024 di SMAN 7 Pekanbaru, Kepsek Amri M.Pd Diminta Segera Diaudit

Jumat, 07 Februari 2025 | 19:03:20 WIB
Dugaan KKN Dana BOS 2024 di SMAN 7 Pekanbaru, Kepsek Amri M.Pd Diminta Segera Diaudit

Pekanbaru – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 7 Pekanbaru menjadi sorotan setelah muncul dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang melibatkan Kepala Sekolah (Kepsek) Amri, M.Pd. Sejumlah pihak, termasuk masyarakat dan wali murid, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) serta instansi terkait segera melakukan audit terhadap penggunaan dana BOS Tahun Anggaran (TA) 2024 di sekolah tersebut.

Dugaan ini mencuat setelah investigasi awak media menemukan kejanggalan dalam realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana. Berdasarkan data yang dilaporkan ke pemerintah pusat melalui aplikasi OMSPAN, total dana BOS yang dikucurkan untuk SMAN 7 Pekanbaru pada TA 2024 mencapai Rp 1,42 miliar dalam dua tahap. Dari jumlah tersebut, anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana mencapai Rp 370,98 juta, yang dinilai tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Tim investigasi yang melakukan pemantauan langsung ke SMAN 7 Pekanbaru menemukan bahwa kondisi bangunan sekolah masih dalam keadaan baik, tanpa adanya tanda-tanda perbaikan signifikan yang sebanding dengan besarnya anggaran yang diklaim telah digunakan. Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan bahwa tidak ada pemeliharaan besar seperti perbaikan furnitur atau pembangunan gedung baru.

"Bangunan sekolah masih bagus, kami tidak melihat ada perbaikan signifikan. Anggaran yang besar itu dipakai untuk apa?" ujar warga tersebut.

Selain itu, jumlah siswa penerima manfaat dana BOS yang dilaporkan sebanyak 959 siswa juga masih diragukan kebenarannya.

Item Anggaran yang Dipertanyakan

Berikut beberapa rincian anggaran yang menimbulkan pertanyaan publik:

Penerimaan peserta didik baru: Rp 88.960.000

Pengembangan perpustakaan dan layanan pojok baca: Rp 461.916.800

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain: Rp 152.804.700

Pelaksanaan evaluasi/asesmen pembelajaran: Rp 28.287.200

Administrasi kegiatan satuan pendidikan: Rp 213.170.250

Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan: Rp 52.500.000

Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp 370.981.050

Pembayaran honor: Rp 50.000.000

Total dana BOS tahap I dan II: Rp 1.418.620.000

Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana menimbulkan dugaan bahwa dana tersebut digelembungkan.

Saat dikonfirmasi oleh tim investigasi melalui WhatsApp, Kepsek Amri, M.Pd, menyatakan bahwa ia akan berkoordinasi dengan Komite Sekolah sebelum memberikan klarifikasi.

"Saya akan melakukan rapat dengan Komite dulu, dalam minggu ini akan segera melakukan klarifikasi. Kalau bisa kita duduk dulu (ngopi)," ujar Amri.

Pernyataan ini justru memunculkan pertanyaan baru: apa hubungan dana BOS dengan Komite Sekolah?

Tim investigasi mendesak pihak berwenang, termasuk Inspektorat, Kejaksaan, dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, untuk segera melakukan audit terhadap pengelolaan dana BOS di SMAN 7 Pekanbaru guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah juga dinilai perlu dilakukan guna mencegah potensi penyimpangan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan dana BOS harus diawasi secara ketat agar benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, bukan disalahgunakan oleh oknum tertentu.

(Tim Investigasi/Media)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat