MENU TUTUP

Abdul Mutholib Tokoh Muda Kampar Siap Rebut KNPI 1

Ahad, 23 Februari 2025 | 20:11:36 WIB
Abdul Mutholib Tokoh Muda Kampar Siap Rebut KNPI 1 Calon Ketua KNPI Kampar, Abdul Mutholib

Kampar – Dinamika politik kepemudaan di Kabupaten Kampar semakin menarik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI. Salah satu kandidat yang telah menyatakan kesiapannya maju sebagai Ketua DPD KNPI Kampar adalah Abdul Mutholib, putra Desa Sipungguk Bangkinang.

Sejumlah nama besar juga dikabarkan siap bersaing, termasuk Yurnalis alias Alit yang juga pengurus KNPI Kampar. Selain itu, tiga nama besar dari anggota DPRD Kampar turut meramaikan bursa calon, yakni Iwan Saputra dari Partai Amanat Nasional (PAN), Azhari Nardi, SHi, MH dari PDIP, dan Gus Aprina dari PAN. Nama Min Amir Pakpahan dari Golkar juga masuk dalam daftar kandidat yang siap bertarung.

Abdul Mutholib menegaskan bahwa KNPI harus menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh pemuda Kampar. Ia berkomitmen membawa perubahan dengan membangun organisasi yang solid, aktif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan generasi muda di daerah tersebut.

"Saya ingin KNPI menjadi rumah besar bagi semua pemuda di Kampar, tempat kita bisa bersinergi dan bergerak bersama untuk kemajuan pemuda. KNPI tidak boleh hanya menjadi simbol atau ajang politik semata, tetapi harus benar-benar hadir di tengah pemuda, memberikan pelatihan, peluang usaha, dan ruang kreatif bagi generasi muda. Saya akan mendorong program-program inovatif yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi kreatif, digitalisasi UMKM, serta peningkatan kapasitas pemuda dalam berbagai bidang," ujar Abdul.

Sebagai sosok yang telah lama berkecimpung dalam dunia organisasi, Abdul Mutholib memiliki pengalaman yang luas dalam menggerakkan kepemudaan. Ia merupakan lulusan Magister Pendidikan (MPd) dari UIN Suska Riau dan telah banyak berkontribusi dalam berbagai kegiatan kepemudaan serta organisasi kemasyarakatan. Dengan latar belakang tersebut, ia yakin mampu membawa KNPI Kampar menjadi organisasi yang lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan pemuda.

Menurutnya, pemuda adalah aset penting dalam pembangunan daerah, sehingga perlu didukung dengan kebijakan yang progresif dan berbasis kepentingan jangka panjang.

"Kita harus membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan pemuda di Kampar. Mulai dari pendidikan, kewirausahaan, hingga kepemimpinan. Saya ingin memastikan bahwa KNPI hadir sebagai fasilitator, bukan hanya sebagai organisasi yang eksklusif bagi segelintir kelompok. Pemuda Kampar harus menjadi motor penggerak perubahan dan pembangunan di daerah ini," tambahnya.

Sementara itu, Iwan Saputra, Azhari Nardi, dan Gus Aprina dinilai memiliki basis dukungan yang kuat, terutama dari jaringan kepemudaan dan politik. Dengan pengalaman mereka sebagai legislator, ketiganya dianggap mampu membawa perubahan di tubuh KNPI.

Bendahara KNPI Kampar, Yusroni, mengungkapkan bahwa Musda KNPI diperkirakan akan digelar setelah Idulfitri 2025.

“Jika tidak ada perubahan, Musda KNPI Kampar akan berlangsung setelah Idulfitri tahun ini,” katanya.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah organisasi kepemudaan yang mewadahi berbagai organisasi pemuda di Indonesia. Didirikan pada 23 Juli 1973, KNPI bertujuan untuk mengoordinasikan potensi pemuda dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, politik, hingga budaya. Di tingkat daerah seperti Kampar, KNPI berperan sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pemberdayaan dan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan.

Dengan banyaknya calon potensial dalam Musda tahun ini, KNPI Kampar diharapkan semakin solid dan mampu melahirkan program-program inovatif yang membawa manfaat bagi pemuda dan masyarakat luas. (rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat