MENU TUTUP

Warga Pantai Raja Halau Pemasangan Patok oleh Kelompok Hanafi Cs, Minta Pemerintah Turun Tangan

Selasa, 06 Mei 2025 | 09:20:50 WIB
Warga Pantai Raja Halau Pemasangan Patok oleh Kelompok Hanafi Cs, Minta Pemerintah Turun Tangan

Kampar – GentaOnline--Ratusan warga Desa Pantai Raja dan anggota Kelompok Tani KUBERSA kembali turun ke lahan sawit milik mereka, Senin (5/5/2025) pagi, untuk mencegah dugaan pemasangan patok oleh kelompok Hanafi Cs. Aksi ini berlangsung di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar.

Masyarakat turun ke lokasi karena khawatir lahan yang telah lama mereka kelola akan dipasangi patok batas oleh pihak yang mengklaim kepemilikan. Mereka didampingi langsung oleh Kepala Desa Pantai Raja, Khairud Zaman.

“Saya hadir untuk memastikan tidak ada pihak luar yang memasang patok di lahan warga. Kebun sawit ini sudah lama dikelola masyarakat kami. Pemerintah harus turun tangan dan meninjau ulang legalitas kelompok Hanafi Cs sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Khairud.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengaduan terkait masalah ini sudah disampaikan ke Komisi I DPRD Kampar, namun hingga kini belum ada kejelasan.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa mereka akan terus mempertahankan kebun sawit tersebut. “Kami tidak rela jika kebun kami direbut. Kalau soal legalitas, kami siap mengikuti aturan. Tapi jangan sampai kami kehilangan lahan yang sudah kami kelola bertahun-tahun,” ujarnya.

Warga berencana membawa masalah ini ke Ombudsman RI dan DPR RI agar negara hadir melindungi hak rakyat kecil.

Hingga pukul 17.00 WIB, warga masih bertahan di lokasi dengan situasi yang tetap aman dan kondusif. (TIM)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak