MENU TUTUP

Sempat Batal, 22 Kendaraan Dinas Pelalawan Akan Dilelang Tahun Ini

Selasa, 30 Januari 2018 | 17:33:47 WIB
Sempat Batal, 22 Kendaraan Dinas Pelalawan Akan Dilelang Tahun Ini Ilustrasi

GENTAONLINE.COM-Badan Keuangan dan Anggaran Daerah (BKAD) Kabupaten Pelalawan akan melelang puluhan kendaraan dinas. Jumlah kendaraan dinas yang akan dilelang mencapai 22 unit.

Kepala DPKAD Pelalawan, Davidson Saharuddin mengatakan, kendaraan dinas yang dilelang berjumlah 22 unit, terdiri dari 44 unit sepeda motor dan mobil.

Lelang pada tahun ini, merupakan rencana lelang pada tahun 2017 lalu yang sempat batal dilaksanakan. Tahun ini direncanakan pelelangan kembali.
"Paling rendah tahun 2002 sedangkan tertinggi itu pemakaian yang sudah lima tahun. Ini salah satu cara penghapusan aset," jelas Davitson Selasa, 30 Januari 2018.

Menurut dia, berkemungkinan ada penambahan unit kendaraan dinas yang akan diikutkan lelang. Jumlah kendaraan bertambah lantaran banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menyerahkan kendaraan ke pihaknya.

"Kita sedang berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk pelaksanaan lelang ini," tutup Davitson. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat