MENU TUTUP

Buka Kejuaraan Motocross dan Grasstrack, Kapolda Aceh: Ajang untuk Jauhkan Generasi Muda dari Narkoba

Senin, 10 November 2025 | 08:09:31 WIB
Buka Kejuaraan Motocross dan Grasstrack, Kapolda Aceh: Ajang untuk Jauhkan Generasi Muda dari Narkoba

Banda Aceh  Genta Online com— Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menggelar Kejuaraan Motocross dan Grasstrack MX GTX “Aceh Anti Narkoba” Trophy Kapolda Aceh Tahun 2025, yang berlangsung di Sirkuit Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu, 9 November 2025.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, itu ikut dihadiri para Pejabat Utama Polda Aceh, unsur Forkopimda, serta komunitas otomotif dari berbagai daerah di Aceh.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan wadah untuk menyalurkan bakat dan energi positif generasi muda.

Marzuki Ali Basyah menegaskan, olahraga otomotif dapat menjadi sarana efektif untuk menjauhkan anak muda dari pengaruh buruk narkoba.

“Kejuaraan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari kampanye Aceh Anti Narkoba. Ini bukan hanya slogan, tetapi seruan moral yang menggugah kesadaran bersama. Dalam pemberantasan narkoba, kami tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga pendekatan humanis dan preventif melalui kegiatan positif seperti olahraga, edukasi, dan pembinaan komunitas,” ujar Abituren Akabri 1991 itu.

Lebih lanjut, Irjen Marzuki menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat mampu menciptakan ruang sehat bagi generasi muda.

“Dengan menyalurkan energi muda ke dalam kegiatan yang membangun, berarti kita sedang menyelamatkan masa depan bangsa. Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membangun karakter, disiplin, dan solidaritas,” tegasnya.

Kejuaraan MX GTX “Aceh Anti Narkoba” digelar selama dua hari, sejak 8—9 November 2025, dan diikuti oleh 80 pembalap dengan total 130 starter. Para pembalap datang dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, bahkan dari luar daerah, dengan semangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan tanah yang menantang.

Antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Aceh. Selain menjadi hiburan yang memacu adrenalin, ajang ini juga membawa pesan moral yang kuat bahwa melawan narkoba bisa dilakukan dengan cara yang inspiratif dan positif.

Melalui kejuaran ini, Polda Aceh juga ingin menegaskan komitmennya dalam membangun Aceh yang sehat, produktif, dan bermartabat. Semangat tersebut sejalan dengan visi “Polda Aceh Meutuah, Menuju Aceh Meusyeuhu”. Aceh yang aman, sejahtera, dan bebas dari narkoba(.tim media genta online)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar